Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berikut Daerah-Daerah yang Berpotensi Banjir dan Kekeringan dalam 10 hari ke Depan

Komaruddin Bagja , Jurnalis-Minggu, 05 September 2021 |05:53 WIB
Berikut Daerah-Daerah yang Berpotensi Banjir dan Kekeringan dalam 10 hari ke Depan
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
A
A
A

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi

Di Indonesia bagian selatan waspada kekeringan, di bagian barat dan utara Indonesia justru perlu kewaspadaan untuk potensi curah hujan tinggi dan potensi cuaca ekstrim.

Berdasarkan prakiraan peluang curah hujan dasarian (10 harian), terdapat indikasi potensi curah hujan tinggi hingga 2 (dua) dasarian ke depan dengan status Waspada, Siaga hingga Awas, sebagai berikut :

i.Kategori AWAS: Papua Barat (Kaimana), Papua (Pegunungan Bintang, Mimika, Boven Digoel, Asmat, Yahukimo, Nduga).

ii.Kategori SIAGA: Papua Barat (Sorong Selatan, Sorong. Tambrauw, Kaimana, Teluk Bintuni ), Papua (Paniai, Nabire, Dogiyai, Puncak).

iii.Kategori WASPADA: Kalimantan Timur (Kutai Barat), Kalimantan Utara (Malinau), Sulawesi Barat (Mamuju, Mamuju Utara), Sulawesi Tengah (Banggai, Tojo Una-una, Morowali), Sulawesi Tenggara (Kolaka Utara), Papua Barat (Kota Sorong, Manokwari), Papua (Mappi, Puncak Jaya, Jaya Wijaya, Lanny Jaya).

Prakiraan Daerah Potensi Banjir

Dasarian I September 2021 daerah yang perlu diwaspadai, sebagai berikut :

i.Kategori TINGGI : Papua (Kab. Deiyai, Dogiyai, Mimika, Nabire, dan Paniai)

ii.Kategori MENENGAH : Jambi (Kab. Kerinci), Bengkulu (Kab. Muko-muko), Kalimantan Barat (Kab. Kapuas Hulu, Sintang), Kalimantan Tengah (Kab. Gunung Mas, Kapuas, Katingan, Kotawaringin Timur, Murung Raya), Kalimantan Selatan (Kab. Kotabaru, Tanah Bumbu), Kalimantan Timur (Kab. Berau, Mahakam Ulu), Kalimantan Utara (Kab. Malinau, Nunukan), Sulawesi Utara (Kab. Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan), Gorontalo (Kab. Bone Bolango), Sulawesi Tengah (Kab. Banggai, Buol, Donggala, Morowali, Morowali Utara, Parigi Moutong, Poso, Sigi, Tojo Una-Una, Tolitoli, Kota Palu), Sulawesi Barat (Kab. Majene, Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah), Sulawesi Selatan (Kab. Luwu Timur, Luwu Utara), Sulawesi Tenggara (Kab. Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kota Kendari), Maluku (Kab. Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Kota Ambon), Maluku Utara (Kab. Pulau Morotai), Papua Barat (Kab. Manokwari, Sorong, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kota Sorong), dan Papua (Kab. Deiyai, Dogiyai, Jayawijaya, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Mimika, Nabire, Paniai).

Memasuki masa peralihan dari Musim Kemarau ke Musim Hujan, masyarakat diimbau dapat lebih mewaspadai kejadian cuaca ekstrem seperti hujan es, hujan lebat dengan periode singkat, dan angin puting beliung.

"Periode musim hujan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menambah luas tanam, melakukan panen air hujan, dan mengisi waduk/danau yang berguna untuk periode musim kemarau yang akan datang. Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan iklim dan cuaca terkini melalui berbagai macam kanal informasi resmi dari BMKG," terangnya.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement