Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gegara Cekcok, Istri Tusuk Mulut Suami Pakai Pisau hingga Tembus

Ismail Yugo , Jurnalis-Minggu, 05 September 2021 |18:05 WIB
 Gegara Cekcok, Istri Tusuk Mulut Suami Pakai Pisau hingga Tembus
Jhoni saat tergeletak di RS dengan kondisi pisau masih menempel di mulutnya (foto: ist)
A
A
A

BENGKULU - Jhoni Ahmad (41), warga Dusun Ulam, Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Ulok Kupoi, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, harus mendapatkan penanganan serius akibat tusukan senjata tajam jenis pisau yang masih menempel di mulut korban.

Pelaku penganiayaan merupakan istrinya sendiri. Keributan ini merupakan buntut usai keduanya terlibat cekcok mulut, sekira pukul 08.54 WIB, Minggu (5/9/2021).

Baca juga:  6 Orang Ditikam di Supermarket Selandia Baru, Pelaku Ditembak Mati Polisi

Pelaku MT (18), nekat menusuk suaminya dengan senjata tajam pada bagian leher dan rahang. Warga melarikan korban ke Rumah Sakit Lagita, Kecamatan Ketahun. Insiden penganiayaan yang terjadi dalam rumah tangga antara pelaku dan korban, tersebut terjadi ditengarai masalah keluarga.

Baca juga:  Perempuan Terbungkus Selimut Ditusuk 65 Kali hingga Tewas, Berawal Gagal Hubungan Intim

Kepala Desa Tanjung Dalam, Asri Anshori mengatakan, kasus ini telah dilaporkan kepada Kepolisian Sektor Napal Putih.

"Ribut suami istri. Sekarang korban sudah dilarikan ke RS akibat luka serius yang dialami," kata Asri.

Sementara itu, Kapolsek Napal Putih, Ipda Erry Andra mengungkapkan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti atas peristiwa ini.

"Belum bisa dimintai keterangan, nanti dikasih kabar," kataya melalui jaringan pribadi.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement