5 Fakta Warga Palestina Berhasil Kabur dari Penjara Super Ketat Israel

Mohammad Adrianto S, Okezone · Rabu 08 September 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 18 2467653 5-fakta-warga-palestina-berhasil-kabur-dari-penjara-super-ketat-israel-SpA7eSbWbk.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Enam warga Palestina dilaporkan melarikan diri penjara super ketat di Israel pada Senin, (5/9/2021). 

Kasus ini menggegerkan sejumlah pejabat serta anggota kepolisian Israel, sehingga harus bergerak cepat mencari narapidana yang telah kabur. Adapun sekumpulan fakta terkait pelarian diri tersebut, berikut penjelasannya:

BACA JUGA: 6 Warga Palestina Kabur dari Penjara Berkeamanan Tinggi Israel 

1.Sedang Dalam Pengejaran

Informasi kaburnya 6 tahanan Palestina, membuat polisi Israel melakukan pengejaran besar-besaran terhadap tahanan-tahanan tersebut. 

Sejumlah pejabat Israel mengungkapkan polisi telah memasang penghalang jalan dan melakukan patroli di daerah tersebut. Radio Tentara Israel menjelaskan 400 tahanan dipindahkan sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan adanya upaya pelarian lain.

2. Bukan “Insiden Serius”

Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, menganggap kaburnya tahanan Palestina ini sebagai “insiden serius'' yang membutuhkan upaya maksimal dari berbagai cabang keamanan Israel. Dirinya terus memantau perkembangan kasus pembobolan penjara itu, yang terjadi hanya beberapa jam sebelum Israel memperingati Tahun Baru Yahudi. 

BACA JUGA: Perdana Menteri Israel Hukum Menteri Pertahanan Usai Pertemuan dengan Presiden Palestina

Namun, pihak berwenang percaya bahwa para tahanan yang melarikan diri bukan sebuah ancaman bagi masyarakat umum sehingga tidak ada instruksi bagi orang-orang untuk mengubah rutinitas mereka.

3.Tahanan Merupakan Anggota Jihad 

Media Israel melaporkan lima dari enam tahanan itu adalah anggota gerakan Jihad Islam dan satu adalah mantan komandan kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Partai Fatah.

Salah satunya adalah Zakaria Zubeidi, pemimpin Brigade Martir Al Aqsa Fatah yang melakukan serangan mematikan terhadap Israel selama pemberontakan Palestina pada periode 2000-2005.

4.Dipuji Kelompok Militan

Brigade Martir Al Aqsa Fatah secara terang-terangan memuji aksi dari tahanan Palestina tersebut. ''Ini adalah tindakan heroik yang hebat, yang akan menyebabkan guncangan hebat pada sistem keamanan Israel dan akan menjadi pukulan telak bagi tentara dan seluruh sistem di Israel,'' kata Daoud Shehab, juru bicara Jihad Islam. 

Selaras dengan ucapan Daoud, juru bicara Hamas Fawzi Barhoum juga mengapresiasi aksi pelarian itu. Dirinya mengatakan, bahwa perjuangan untuk membebaskan diri dari penjajah terus berlanjut dan meluas, di dalam dan luar penjara.

5.Menuju Jenin

Narapidan Palestina diprediksi bergerak menuju Jenin, di mana Otoritas Palestina yang diakui secara internasional memiliki sedikit kendali serta kelompok-kelompok militan pendukungnya dalam beberapa pekan terakhir secara terbuka bentrok dengan pasukan Israel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini