Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Taliban Kuasai Afghanistan, Bisnis Senjata Marak

Agregasi VOA , Jurnalis-Kamis, 09 September 2021 |12:13 WIB
Taliban Kuasai Afghanistan, Bisnis Senjata Marak
Pedagang senjata api di Afghanistan (Foto: Reuters)
A
A
A

KABUL - Pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban mungkin telah menjerumuskan Afghanistan ke dalam ketidakpastian dan kesulitan ekonomi, tetapi tidak demikian halnya bagi para pedagang senjata. Ini saatnya bisnis mereka ‘booming’.

Terjepit di antara apotek dan toko umum, toko senjata milik Khan Mohammad di distrik Panjwai di provinsi Kandahar Selatan, tempat kelahiran spiritual Taliban, kini penuh dengan persediaan baru.

Rompi-rompi tempur kamuflase dan sabuk-sabuk peluru (bandolier) tergantung di dinding, sementara sederet pistol Smith & Wesson buatan AS terlihat berjajar rapi di lemari kaca.

(Baca juga: Pemberontak Afghanistan Minta Dunia Tak Akui Pemerintahan Baru Taliban)

Di bagian depan toko itu, lemari-lemari kacanya menghadirkan berbagai pistol merek lain, granat, walkie-talkie, dan stoples-stoples berisi peluru.

Sewaktu ditanya mengapa ia mendapatkan banyak suplai, Mohammad menjelaskan, berakhirnya konflik telah membuat banyak pemilik senjata menyimpulkan bahwa mereka tidak lagi membutuhkannya.

Pelanggan toko Mohammad juga banyak.

(Baca juga: Pemerintah AS: Menilai Taliban dengan Tindakannya, Bukan Cuma Kata-Kata)

“Kami membeli dan kemudian menjualnya ke Mujahidin,” katanya, merujuk pada Taliban.

“Taliban tidak membiarkan orang lain mengambil senjata,” lanjutnya.

Mohammad tidak hanya menawarkan senjata, tapi juga aksesori. Topi-topi bisbol putih Taliban berhiaskan teks-teks bahasa Arab terlihat bergelantungan. Bendera kelompok itu juga dijual di tokonya.

“Kami membeli semua barang ini dari Taliban setelah mereka menaklukkan pangkalan militer Afghanistan,” ujar Murtaza, seorang pedagang yang hanya menyebutkan satu nama.

“Sekarang kami membawa mereka ke pasar untuk dijual,” tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement