Dia mengatakan bahwa ketika Taliban memasuki istana presiden di Kabul, mereka mulai mencari dirinya dari kamar ke kamar.
Awal pekan ini Taliban, yang menguasai Afghanistan dalam serangan besar-besaran lebih dari tiga minggu lalu, mengumumkan pembentukan pemerintah sementara yang semuanya laki-laki untuk memerintah negara itu.
Pada Rabu (8/9), puluhan wanita berkumpul di Kabul dan provinsi Badakhshan di Afghanistan timur laut memprotes kabinet baru, dengan mengatakan mereka tidak akan menerima pemerintahan tanpa menteri wanita.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.