Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mahfud MD Pastikan Pimpinan MIT Ali Kalora Tewas Ditembak Aparat

Fahreza Rizky , Jurnalis-Sabtu, 18 September 2021 |22:26 WIB
Mahfud MD Pastikan Pimpinan MIT Ali Kalora Tewas Ditembak Aparat
Menko Polhukam, Mahfud MD (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengonfirmasi pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora tewas saat kontak tembak dengan aparat keamanan.

Mahfud mengungkapkan itu melalui akun Twitternya. "Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora yang pernah menggegerkan karena menyembelih banyak warga dengan sadis di Sulteng, setelah buron hampir setahun, hari ini ditembak mati oleh Densus AT/88," cuit @mohmahfudmd, Sabtu (18/9/2021) malam.

Mahfud juga mengonfirmasi bahwa petugas menembak mati anak buah Ali Kalora yakni Ikrimah. Mantan Menteri Pertahanan itu mengimbau masyarakat tetap tenang. "Ia ditembak bersama seorang anak buahnya yang bernama Ikrimah. Masyarakat harap tenang," jelasnya.

Diwartakan sebelumnya, Satgas Madago Raya terlibat kontak tembak dengan kelompok MIT di Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MNC Portal Indonesia, kontak tembak antara Satgas Madago Raya dengan kelompok Ali Kalora terjadi pada Sabtu (18/9/2021).

Dari peristiwa itu, sebanyak dua orang dari kelompok MIT tewas akibat timah panas petugas. Keduanya diduga adalah Ali Kalora dan Jaka Ramadhan alias Ikrimah.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah, Komisaris Besar Didik Supranoto belum menjawab pesan WhatsApp maupun telepon dari MNC Portal.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement