Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sosok Napoleon Bonaparte, Terjerat Kasus Korupsi Djoko Tjandra hingga Aniaya M Kece

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 20 September 2021 |07:13 WIB
 Sosok Napoleon Bonaparte, Terjerat Kasus Korupsi Djoko Tjandra hingga Aniaya M Kece
Napoleon Bonaparte (foto: Dok Sindo)
A
A
A

JAKARTA - Napoleon Bonaparte kini kembali terjerat kasus hukum. Namun bukan perkara kasus suap, tetapi ia menjadi pelaku penganiayaan tersangka kasus dugaan UU ITE dan penodaan agama, Muhammad Kosman alias M Kece dianiaya oleh sejumlah tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.

Jenderal polisi terpidana kasus suap Djoko Tjandra ini melakukan penganiayaan bersama-sama tahanan lain kepada Muhammad Kece, di Rutan Mabes Polri, hingga melumurinya dengan kotoran manusia.

Untuk melihat kebelakang, Napoleon Bonaparte sebenarnya perwira Polri yang memiliki karier cukup cemerlang. Napoleon Bonaparte merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988. Pria kelahiran 26 November 1965 ini sangat berpengalaman dalam bidang reserse.

Baca juga:  Polisi: Napoleon Bonaparte Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran Manusia

Ia memulai karier sebagai perwira Polri ketika diangkat menjadi Kapolres Ogan Komering Ulu pada tahun 2006. Dari situ, karier Napoleon Bonaparte semakin melesat. Tak butuh waktu lama, ia sudah menduduki posisi Wakil Direktur Reskrim Polda Sumatera Selatan pada tahun 2008.

Setahun kemudian, ia dilantik menjadi Direktur Reskrim Polda DIY. Dua tahun kemudian Napoleon Bonaparte ditarik ke Mabes Polri. Di Trunojoyo 3, Napoleon Bonaparte mengawali karier sebagai Kasubdit III Dittipidum Bareskim Polri pada tahun 2011.

Baca juga:  Aniaya M Kece, Irjen Napoleon Bonaparte Berstatus Terlapor

Ia juga pernah menjabat Kabagbinlat Korwas PPNS Bareskrim Polri pada tahun 2012, Kabag Bindik Dit Akademik Akpol tahun 2015, Kabagkonvinter Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri tahun 2016, dan Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri tahun 2017.

Puncaknya, ia menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri pada tahun 2020. Pada tahun yang sama Napoleon Bonaparte mendapat promosi kenaikan pangkat dari Brigjen menjadi Irjen. Dikutip dari wikipedia, Divisi Hubinter adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan pada tingkat Mabes Polri yang berada di bawah Kapolri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement