Kronologi Bentrok 2 Ormas di Perbatasan Sukabumi-Cianjur

Dharmawan Hadi, iNews · Minggu 26 September 2021 22:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 26 525 2477185 kronologi-bentrok-2-ormas-di-perbatasan-sukabumi-cianjur-lbJ6UCJHl6.jpg Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin (Foto: Dharmawan Hadi)

SUKABUMI - Bentrokan dua organisasi kemasyarakatan (ormas) antara Pemuda Pancasila (PP) dengan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur. 

Dihimpun dari dari berbagai sumber, kejadian bentrok ini imbas dari peristiwa bentrokan yang terjadi antara PP dan BPPKB di Sumedang. Sekumpulan anggota BPPKB kedatangan beberapa orang anggota PP yang baru datang dari tempat undangan yang singgah di sekitaran posko BPPKB.

Baca Juga: Polisi Siaga di Lokasi Bentrok 2 Ormas di Sukabumi

Lalu, setelah itu terjadi cekcok sehingga mengakibatkan kesalahpahaman dan terjadi bentrok yang mengakibatkan satu orang anggota PP meninggal dunia.

Setelah kejadian bentrok tersebut ormas PP melaksakan swiping dan mencari anggota ormas BPPKB di sekitaran lokasi tempat terjadinya bentrok dan membakar posko BPPKB yang berada di wilayah hukum Polres Cianjur.

Baca Juga: 2 Ormas Bentrok di Sukabumi, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Sementara itu Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sy Zainal Abidin mengatakan terkait kejadian bentrokan tadi siang di wilayah hukum Polres Cianjur, upaya dari Polres Sukabumi Kota yang pertama melakukan penebalan pengamanan di perbatasan.

"Kemudian kami melakukan komunikasi, koordinasi terhadap pimpinan dari kedua ormas tersebut, untuk sama-sama bisa menahan diri, kemudian memberikan informasi yang akurat terhadap seluruh anggotanya tersebut," ujar Zainal kepada wartawan.

Zainal menambahkan, atas kejadian tersebut telah diserahkan kepada pihak kepolisian dan akan diproses secara hukum yang berlaku di wilayah hukum Polres Cianjur. "Adapun untuk malam ini kita melakukan kegiatan patroli yang ditingkatkan di sentra-sentra kerumunan kedua ormas untuk mengantisipasi halal yang tidak kita inginkan," tuturnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini