Kembalinya Gerald Sokoy berawal dari koordinasi yang dilakukan oleh tokoh masyarakat setempat melalui SSB dengan pihak tokoh gereja yang ada di Kiwirok.
Selotius Taplo salah satu tokoh masyarakat Kiwirok yang membantu dalam proses penjemputan Gerald Sokoy ini mengatakan, setelah dibangun komunikasi dengan toko gereja, Gerald dibawa ke Distrik Okika salah satu distrik pemekaran
Saat prosesi penyerahan, Gerald Sokoy tidak banyak bersuara. Dia hanya sekali berbicara memberikan keterangan pers saat diberi kesempatan berbicara.
“Pertama saya sampaikan ucapan syukur kepada Tuhan Yesus karena saya sudah sampai di sini dengan selamat. Kejadian saat itu tanggal 13 September, pagi pagi, kami siap mau pelayanan. Tiba-tiba ada yang teriak suruh keluar dari rumah. Kita mau bakar rumah-rumah ini, katanya. Jadi kita mau keluar. Karena takut sekali jadi lari saja keluar. Saya lari duluan keluar. Saya langsung lompat ke jurang,” ungkapnya.
Gerald mengaku sempat mendengar suara tembakan senjata api dari dalam rumah yang ditempati bersama rekannya.
(Angkasa Yudhistira)