Presiden Korsel Pertimbangkan Larangan Konsumsi Daging Anjing

Susi Susanti, Okezone · Selasa 28 September 2021 06:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 18 2477836 presiden-korsel-pertimbangkan-larangan-konsumsi-daging-anjing-CAwGP1lbo9.jpg Presiden Korsel pertimbangkan larangan konsumsi daging anjing (Foto: AFP)

SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in telah mempertimbangkan kemungkinan pelarangan konsumsi daging anjing di negara tersebut.

Kebanyakan orang Korea tidak pernah makan daging anjing, dan permintaannya telah berkurang dalam beberapa tahun terakhir.

Namun diperkirakan hingga satu juta anjing masih disembelih untuk makanan setiap tahun di Korsel.

Berbicara selama pertemuan dengan Perdana Menteri, Moon mempertanyakan apakah sudah waktunya untuk "mempertimbangkan dengan hati-hati" larangan mengonsumsi daging anjing.

 (Baca juga: Korsel Bersedia Berbagi Vaksin Covid-19 dengan Korut)

Ini adalah pertama kalinya Presiden, seorang pecinta anjing yang dikenal, telah mengangkat prospek larangan total.

Presiden mengeluarkan pendapat itu saat dirinya diberi pengarahan tentang langkah-langkah baru untuk melindungi hewan terlantar di negara itu.

Sudah ada undang-undang yang melarang pembantaian kejam terhadap anjing dan kucing, tetapi konsumsinya sendiri tidak dilarang.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, orang telah berpaling dari makan daging anjing, terutama di tengah tren yang berkembang untuk memelihara hewan sebagai hewan peliharaan.

 (Baca juga: Bayi 16 Bulan Tewas, Presiden Korsel Janji Revisi UU untuk Hukuman Lebih Berat bagi Pelanggar Pelecehan Anak)

Akibatnya, tiga pasar daging anjing terbesar di negara itu ditutup.

Sebuah jajak pendapat pada tahun 2020, yang dilakukan oleh Nielsen for Humane Society International menemukan bahwa 84% orang Korea Selatan tidak pernah mengkonsumsi daging anjing atau mengatakan mereka tidak ingin mengkonsumsinya di masa depan. Lalu 59% orang Korea Selatan mendukung pelarangan daging anjing.

Kelompok hak asasi hewan, yang telah lama menyerukan penghentian perdagangan daging anjing, menyambut baik komentar Moon.

"Semakin banyak orang Korea Selatan mempertimbangkan konsumsi daging anjing sebagai masalah pelecehan hewan daripada tradisi," Jeon Jin-kyung, kepala Advokat Hak Hewan Korea, mengatakan kepada Korea Times.

Diskusi seputar topik tersebut akan diintensifkan menjelang pemilihan presiden, yang dijadwalkan berlangsung tahun depan. Beberapa kandidat telah mengangkat kemungkinan pelarangan daging anjing.

Gubernur Provinsi Gyeonggi Lee Jae-myung, yang dianggap sebagai kandidat kuat, telah menyebutkannya dalam kampanyenya, mengatakan kepada para pendukungnya bahwa perlu ada undang-undang dan kebijakan baru berdasarkan "konsensus sosial".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini