Gempa M 4,2 Guncang Yogya dan Pacitan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Rabu 29 September 2021 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 340 2478689 gempa-m-4-2-guncang-yogya-dan-pacitan-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-ZiYEkI3oWC.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 4,2 mengguncang Yogyakarta dan Pacitan, Jawa Timur pada Rabu (29/9/2021) siang.

"Hari Rabu, 29 September 2021 pukul 12:58:47 WIB wilayah D.I Yogyakarta dan Pacitan Jawa Timur diguncang gempa tektonik," tulis akun Instagram @infobmkg.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M=4.2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8.573 LS dan 110.15539 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 77 km BaratDaya Bantul-D.I Yogyakarta pada kedalaman 40 km," tambahnya.

BMKG mengatakan gempa tersebut jenis gempa dangkal yang diakibatkan adanya aktivitas subdukso lempeng Indo Australia.

Baca juga: Kota Manokwari Diguncang Gempa M3,2

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo Australia," jelasnya.

BMKG memaparkan gempa dirasakan di Bantul dan Pantai Baron Yogyakarta II MMI, dan Pacitan Jawa Timur II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Kemudian, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan dari gempa tersebut dan tidak berpotensi tsunami.

Baca juga: Gempa Berkekuatan M4,5 Guncang Tapanuli Selatan

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," ungkapnya.

Kemudian, BMKG menambahkan sempat terjadi gempa susulan. BMKG mengimbau masyarakat agar tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," tutupnya.

Baca juga: Gempa Bumi Guncang Bumiayu Brebes, Pusatnya di Darat

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini