“Putin sendiri tidak terlibat dalam proses pemilihan penerjemah ini,” lanjutnya.
Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Putin menggunakan Boyarskaya menjadi penerjemah dalam sesi pertemuan dengan seorang Presiden AS.
Sebelum pembicaraan Trump-Putin di Jepang, penerjemah yang sama telah dilibatkan pada 2016 pada pertemuan antara Putin dan presiden AS saat itu, Barack Obama di Hangzhou, China.
Pertemuan ini dan pertemuan pada 2019 antara Putin dan Trump direkam secara publik oleh St. Petersburg School of Conference Interpreting and Translation (SCIT), bagian dari Universitas Pedagogis Negeri Herzen Rusia, tempat Bovarskaya lulus pada 2009.
Sebelumnya dia pernah belajar di Universitas Federal Baltik Immanuel Kant di Kaliningrad.
Menurut catatan SCIT, dia juga bekerja untuk Putin pada pertemuan dengan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton di Moskow pada 23 Oktober 2018.
Pada April 2016, dia menerjemahkan untuk presiden Rusia pada pertemuan yang diadakannya dengan Presiden FIFA Gianni Infantino.
Jika dilihat dari media sosialnya, Boyarskaya adalah karyawan tetap di Majelis Parlemen OSCE dan Kementerian Luar Negeri. Dia diyakini berdomisili di Wina, tempat majelis itu berada.
Dia juga seorang penari Salsa dan Bachata pemula, dan telah berlatih dengan MamboGROUP di Moskow.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.