Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gubernur Lemhannas: Kami Merasa Perlu Dalami Pendekatan Soft Power

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 07 Oktober 2021 |13:50 WIB
Gubernur Lemhannas: Kami Merasa Perlu Dalami Pendekatan <i>Soft Power</i>
Gubernur Lemhannas, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo (Foto : Okezone.com)
A
A
A

JAKARTALemhannas RI telah lama menggunakan pendekatan hard power untuk hasilkan kajian. Mencermati kesuksesan negara-negara maju, Lemhannas RI mendalami pendekatan soft power untuk hasilkan kajian Indonesia Menuju 2045.

“Lemhannas sejak lama melakukan kajian yang bersifat hard power berkaitan dengan militer dan pendayagunaan kekuatan,” kata Gubernur Lemhannas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo saat peluncuran buku Menuju Indonesia 2045, Kamis (7/10/2021).

Pendekatan ini untuk menganalisa kehidupan bernegara hubungan antar-negara dengan memperhitungkan faktor geo-politis dan geo-strategis. Dalam ilmu hubungan internasional dipelajari bahwa hard power biasanya dilakukan dengan pola pendekatan koersif atau memaksa maupun dengan pendekatan membujuk lewat pemberian ganjaran.

"Baik secara transaksional maupun mengancam, pada akhirnya tujuan hard power adalah mencapai kemenangan atau membangun koalisi kemenangan," jelasnya.

Baca juga: Bangun Indonesia Maju Perlu Belajar dari Korsel

Ia menambahkan, pelengkap pendekatan hard power adalah soft power. pendekatan ini lebih berkarakter inspirasional dengan berusaha menarik simpati pihak lain melalui kecerdasan emosional, karisma, komunikasi yang persuasif, daya tarik ideologi visioner, serta pengaruh budaya.

“Menjelang Republik Indonesia memasuki usia 100 tahun pada 2045 mendatang, kami merasa perlu mendalami pendekatan soft power. kita mesti belajar dari beberapa negara yang mengalami kemajuan pesat dalam beberapa dekade terakhir,” lanjut Agus.

Baca juga: Indonesia Optimis Jadi Negara Maju dan Besar di 2045

Negara dengan budaya populer kini ikut mempengaruhi dunia lewat budaya berupa musik, tari, film, hingga makanan. Menurut Agus, bila sebelumnya budaya pop barat begitu mendominasi, saat ini pengaruh budaya pop Korea atau k-pop yang merasuki anak-anak muda di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Dia menjelaskan, bersamaan dengan serbuan musik, tari dan film Korea, tumbuh subur pula aneka restoran yang menyajikan kuliner negeri ginseng itu. Alhasil, secara sukarela anak- anak muda juga belajar bahasa Korea demi bisa menikmati k-pop secara utuh.

"Atas dasar perkembangan itulah kami memprakarsasi penulisan buku Indonesia menuju 2045. Dalam tempo 24 tahun menuju 100 tahun usia republik, kita mesti belajar bagaimana negara- negara itu berhasil membangun sumber daya manusia yang unggul," imbuhnya.

SDM Indonesia yang unggul akan mendatangkan kemakmuran, kesejahteraan, kesetaraan, keadilan sosial, dan kepuasan bagi bangsa Indonesia. SDM unggul juga akan membentuk ketahanan nasional yang kuat dan merekatkan nkri secara utuh.

Baca juga: Gubernur Lemhanas Agus Widjojo Luncurkan Buku Tentara Kok Mikir

"Kita tak akan mudah dipecah belah atau diadu domba. Bangsa Indonesia akan menjadi kekuatan luar biasa yang berdiri sejajar dengan negara maju lain dan dihormati dalam percaturan global.

Belajar dari pengalaman negara-negara lain yang sudah lebih dulu maju dengan latar belakang ideologi, kultur, ras dan agama yang berbeda, kita mesti berani menancapkan tekad untuk bisa setara dengan mereka pada 2045," tegas dia.

Baca juga: Sri Mulyani: Kemajuan Suatu Bangsa Ditentukan Kualitas Manusia

"Bila mereka bisa, kita juga harus bisa. apalagi titik awal kita sudah di level negara berpendapatan menengah bawah. bukan di level negara miskin dan harus bangkit dari puing-puing kehancuran seperti mereka dulu," tuturnya.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement