Ribuan Tulang Belulang Hewan dan Manusia Ditemukan di Gua Bawah Tanah Arab Saudi

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 13 Oktober 2021 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 18 2485627 ribuan-tulang-belulang-hewan-dan-manusia-ditemukan-di-gua-bawah-tanah-arab-saudi-38LVjvMpYj.jpg Ribuan tulang belulang ditemukan di Umm Jirsan. (Foto: Archeological and Anthropological Sciences)

RIYADH - Para arkeolog telah menemukan ribuan tulang di sebuah gua bawah tanah di Arab Saudi. ‘Kuburan’ mengerikan berisi tulang dari manusia serta setidaknya 14 jenis hewan, termasuk sapi, kuda dan hewan pengerat.

Tim peneliti yang menemukan tulang-tulang itu telah menyarankan bahwa mereka dibawa ke gua Umm Jirsan oleh hyena selama 7.000 tahun terakhir.

BACA JUGA: Arkeolog Klaim Temukan Lokasi Gunung Tursina yang Disebut dalam Alkitab dan Alquran

Gua tersebut adalah sistem terowongan lava yang berkelok-kelok dan aktivitas vulkanik telah menciptakan silinder berlubang dari batuan yang tertinggal.

Ladang vulkanik Harrat Khaybar panjangnya hanya kurang sedikit dari dua kilometer, menjadikannya terowongan lava terpanjang di daerah tersebut.

Para ilmuwan telah mempelajari sistem bawah tanah selama lebih dari satu dekade sebelum mereka menganalisis tulang yang ditemukan di sana.

"Terowongan lava ini penuh sesak dengan ratusan ribu sisa-sisa hewan yang diawetkan dengan indah," kata penulis studi itu, Dr Mathew Stewart dari Institut Max Planck untuk Ekologi Kimia di Jerman di Twitter sebagaimana dilansir Mirror.

BACA JUGA: Pria Desa Temukan Harta Karun Emas Berusia 1.500 Tahun Peninggalan Romawi

Tim menyimpulkan tulang-tulang itu dibawa oleh hyena belang, spesies asli Timur Tengah.

Hewan itu dikatakan sebagai pengumpul tulang yang rajin, yang mereka bawa ke sarangnya untuk dimakan, diberikan kepada hewan yang muda, atau disimpan untuk digunakan nanti.

Sisa-sisa kerangka hyena belang dan kotoran fosil mereka juga ditemukan di gua-gua, yang semakin memperkuat teori mereka.

Pada 2013, para peneliti yang bekerja di gua melaporkan mendengar suara menggeram, menunjukkan bahwa lokasi itu masih merupakan situs aktif.

Dr Stewart mengatakan tulang-tulang gua luar biasa terpelihara dengan baik, menawarkan wawasan tentang keanekaragaman hayati ribuan tahun.

"Materi di Umm Jirsan telah terakumulasi selama 7.000 tahun terakhir, membuktikan kondisi yang sangat baik untuk pelestarian tulang di dalam tabung lava,” katanya di Twitter.

"Di wilayah di mana pelestarian tulang sangat-sangat buruk, situs seperti Umm Jirsan menawarkan sumber daya baru yang menarik."

Penelitian ini dipublikasikan di Archaeological and Anthropological Sciences.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini