Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bangun Green Industrial Park, Jokowi: Banyak yang Antre Pesan Kawasan Ini

Dita Angga R , Jurnalis-Rabu, 13 Oktober 2021 |13:19 WIB
Bangun <i>Green Industrial Park</i>, Jokowi: Banyak yang Antre Pesan Kawasan Ini
Presiden Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Green Industrial Park atau Kawasan Industri Hijau akan mulai dibangun bulan depan. Dia mengatakan bahwa kawasan ini akan di bangun di Provinsi Kalimantan Utara.

“Kita nanti bulan depan kita juga mulai membangun Green Industrial Park. Dengan produk keluarannya adalah produk hijau, energinya adalah energi hijau. Semuanya EBT (energi baru terbarukan), hasil produknya dari kawasan industri itu adalah produk hijau,” katanya saat memberikan pengarahan kepada peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII dan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII Tahun 2021 Lemhannas RI, di Istana Negara, (Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, potensi ekonomi hijau di masa depan sangatlah besar. Pasalnya dalam waktu 10 tahun mendatang akan ada banyak negara yang sudah tak mau lagi menggunakan batubara.

“Karena semua nanti ke depan, 10 tahun lagi, yang namanya Uni Eropa, Amerika akan mulai mereka membeli barang yang itu dihasilkan industri yang menggunakan misalnya batubara udah enggak mau lagi. Semua mengarahnya ke sana. Sehingga kita harus mendahului. Ini nanti adalah yang pertama di dunia,” tuturnya.

Baca juga: Jokowi Tak Ingin Mahasiswa Jadi Ekstremis hingga Pecandu Narkoba di Luar Kampus

Kepala Negara mengatakan bahwa luas Green Industrial Park mencapai 20 ribu hektare. Meski belum mulai dibangun, Jokowi menyebut sudah banyak yang mengantre untuk memesan kawasan tersebut.

Baca juga: Presiden Jokowi Tak Ingin Mahasiswa Dipagari Program Studi

“Kita mau memiliki 20 ribu hektare Green Industrial Park yang energinya ditarik dari Sungai Kayan. Dan yang memesan kawasan ini sudah banyak ngantre karena mereka tahu ini energinya yang dipakai adalah energi hijau,” pungkasnya.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement