Pelajar Kelas 5 SD Koma Usai Dikeroyok Kakak Kelas, Ngaku Sakit di Leher

Era Neizma Wedya, iNews · Kamis 14 Oktober 2021 21:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 610 2486532 pelajar-kelas-5-sd-koma-usai-dikeroyok-kaka-kelas-ngaku-sakit-di-leher-4iCkjG4C46.jpg AKS kini koma di rumah sakit usai dianiaya oleh kakak kelas (Foto: MPI/Era)

MUSI RAWAS - AKS (12) seorang pelajar kelas V Sekolah Dasar (SD) Negeri Lubuk Ngin, Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan koma setelah mengalami penganiayaan dari kakak kelas dan adik kelasnya, Rabu 13 Oktober

Ibu korban, Novita Wati (41) warga Lubuk Ngin Kampung 4, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas mengatakan bahwa kejadian yang menimpah anaknya Senin (11/10/2021) sekitar pukul 09.00 WIB, saat ia sedang di kebun, mendapat kabar anaknya dikeroyok orang dari orangtuanya Kamaluddin (70). Selanjutnya ia langsung ke Puskesmas untuk melihat kondisi anaknya.

“Aku lagi kerja di kebun motong, bapak aku ngomong baleklah dulu, anak kau di keroyok wong, itulah aku langsung ke Puskesmas nak lihat apo anak aku luko-luko, tapi pas kulihat anak aku lah di(beri) oksigen,” katanya.

Dan setelah di Puskesmas anaknya mengalami buang air besar tanpa sadar lagi, sehingga diputuskan untuk dibawa ke RS Sobirin Musi Rawas. Dari masuk hingga sekarang anaknya sudah tidak sadarkan diri, sehari dirawat di ruang perawatan Cempaka I, selanjutnya masuk ke ruang instalasi care unit (ICU).

“Sebelum koma, anakku sempat aku tanyai, sakitnya dimana? Dan dijawab anak aku bagian leher,” katanya.

Ditambahkan Novita, berdasarkan informasi yang ia dengar anaknya dikeroyok di dalam ruangan kelas oleh 2 kakak kelasnya dan 1 adik kelasnya. Sampai akhirnya AKS dilarikan ke Puskesmas oleh Kepala Sekolah dan guru, karena mengalami sesak.

“Untuk kejadian sebenarnya belum sempat aku tanyakan, hanya sebatas dengar-dengar saja, sekarang masih fokus untuk penyembuhan anak aku,” ungkapnya.

Untuk pihak SDN Lubuk Ngin, dari awal kepala sekolahnya sudah membawa ke RS Sobirin, dan masih memantau kondisi korban melalui telepon, namun memang belum ada lagi datang melihat. Ia hanya berharap mendapatkan perhatian dari pihak sekolah dan dinas terkait serta Pemerintah untuk anaknya sekarang ini.

Siti Fatimah, Humas RS Sobirin Musi Rawas membenarkan bahwa pasien atas nama AKS ada di rawat di ruang ICU, sudah 2 hari di rawat, dan untuk keterangan lebih lanjut terkait kondisi dan tindakan terhadap pasien. Karena ia tidak berwenang untuk menyampaikan, karena ada dokter yang berhak untuk menjawab.

Sedangkan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas, Irwan Efendy mengaku sudah menerima laporan terkait insiden dugaan penganiayaan yang menimpa siswa SD Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Musi Rawas. Akan tetapi, soal langkah-langkah Disdik masih akan dibahas nantinya

“Iya kami sudah menerima laporan soal itu, untuk langkahnya aku belum terpikirkan, kami masih rapat,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini