Setelah Dua Dekade, Kota di Selandia Baru Putus Kontrak dengan Tukang Sihir Resmi

Agregasi BBC Indonesia, · Minggu 17 Oktober 2021 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 17 18 2487581 setelah-dua-dekade-kota-di-selandia-baru-putus-kontrak-dengan-tukang-sihir-resmi-KQ9rwJnKG2.jpg Ian Brackenbury Channell menjalani peran sebagai tukang sihir resmi Chrustchurch selama dua dekade. (Foto: Getty Images)

CHRISTCHURCH - Kota Christchurch di Selandia Baru dalam 23 tahun terakhir ternyata memiliki tukang sihir yang resmi dikontrak oleh pemerintah kota dengan gaji sekitar hampir Rp160 juta per tahun.

Nama penyihir tersebut adalah Ian Brackenbury Channell, laki-laki berusia 88 tahun yang berasal dari Inggris.

BACA JUGA: Skandal RS Selbar, Pengunjung dan Pasien Berhubungan Seks di Jam Besuk 

Tugas utamanya adalah "memperkenalkan dan mempromosikan Christchurch melalui sihir". Termasuk dalam ruang lingkup tugas Channell adalah menemui para turis dan menghibur mereka dengan suguhan sihir yang ia kuasai.

Namun setelah mempraktikkan ilmu sihir dan menghibur pelancong selama lebih dari dua dasawarsa, kontraknya tak diperpanjang.

Juru Bicara Pemkot Christchurch, Lynn McClelland, kepada koran Inggris The Guardian mengatakan bahwa surat penghentian kotrak sudah dikirim.

Ia mengatakan, ini adalah keputusan sulit, namun memastikan Channell "akan tetap menjadi bagian dari sejarah Christchurch sampai kapan pun".

McClelland mengatakan dengan selesainya kontrak si tukang sihir, pihaknya telah menetapkan strategi baru untuk mencerminkan "komunitas Christchurch yang beragam, yang atraktif tak hanya bagi warga, tapi juga bagi wisatawan, baik domestik maupun internasional".

BACA JUGA: 6 Orang Ditikam di Supermarket Selandia Baru, Pelaku Ditembak Mati Polisi

Ditambahkan pula, diharapkan strategi promosi ini bisa menarik kalangan dunia usaha, dan para migran berkeahlian tinggi.

Channell sendiri berkomentar, pemkot tak memperpanjang kontrak "karena dia dianggap tak lagi cocok dengan atmosfer Christchurch".

"Ini mengisyaratkan bahwa saya ini tua dan membosankan... tapi di Christchurch ini tak ada yang seperti saya," kata Channell seperti dikutip The Guardian.

"Tipikal birokrat ... semua orang suka dengan saya, tak ada yang suka dengan mereka," katanya.

Total gaji yang ia terima sejak menjadi ahli sihir resmi di Christchurch sekitar Rp5 miliar dan klausul khusus yang menjamin gajinya bebas pajak.

Situs daring Channell menyebutkan bahwa ia memiliki surat izin mengemudi dengan nama The Wizard, Si Tukang Sihir.

Di pusat kota, ia menempatkan dirinya sebagai tujuan wisata.

Ia juga pernah melakukan ritual minta hujan di Selandia Baru dan Australia saat kedua negara ini dilanda musim kering berkepanjangan.

Saat ditanya apakah sekarang ia akan merapal mantra agar kota Christchurch dilanda malapetaka, Channell mengatakan ia lebih memilih mengirim doa-doa kebaikan.

"Saya ingin anak-anak mimpi indah, selalu sehat... dan berharap agar para birokrat lebih humanis," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini