Mayat Gadis Ditemukan Membusuk di Rumah Kosong, Kepala dan Tubuhnya Terpisah

Rus Akbar, Okezone · Rabu 20 Oktober 2021 00:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 340 2488838 mayat-gadis-ditemukan-membusuk-di-rumah-kosong-kepala-dan-tubuhnya-terpisah-sABLfSLGRI.jpg Ilustrasi mayat (Foto: Sindonews)

MENTAWAI - Warga Dusun Seay Baru, Desa Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat digegerkan oleh penemuan sesosok mayat dengan kondisi sudah membusuk dan tidak utuh, di mana kepala dan tubuh serta tulang rahang sudah terpisah. Hasil penyelidikan polisi mayat tersebut berusia sekira 17 tahun dengan inisial NT.

Kepala Dusun Seay Baru Deni Setiawan membenarkan adanya penemuan mayat tersebut awalnya ditemukan dua orang anak laki-laki bernama Rahmat (12) dan Ikbal (11) di mana saat itu kedua bocah tersebut pergi mencari kayu api di sekitar rumah kosong. Salah satu temannya sempat melihat dalam kamar, saat itu langsung terkejut ada sesosok jasad yang sudah membusuk. Melihat hal tersebut dia langsung mengajak temannya untuk menjauh rumah kosong tersebut memberitahu kepada warga lain.

"Warga bersama dengan dua anak tersebut datang ke tempat saya memberitahukan kejadian itu, kemudian kami bersama warga langsung ke lokasi dan menemukan mayat sudah membusuk di mana kepala sudah terpisah sejauh tiga meter dengan kondisi tinggal tengkorak dan tulang rahang juga sudah copot dari tengkorak,” ujarnya, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga:  Geger! Warga Pagar Alam Temukan Mayat Wanita Terbungkus Karung, Tangan-Kaki Terikat

Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi menjelaskan dari identifikasi yang dilakukan dekat mayat itu ada seutas tali nilon yang terikat di kayu bagian atap, mayat tersebut memakai baju tidur lengan panjang. "Dugaan sementara kita, kasus ini adalah bunuh diri, mayat merupakan perempuan, sesuai oleh TKP dan keterangan dari saksi saksi dan teman dekat mayat," kata Tirto.

Tirto menambahkan, kalau dilihat bentuk dan keadaan tubuh, meninggalnya sudah lebih dari dua minggu. "Tubuh, tulang rahang dan kepala mayat sudah kita satukan, untuk memastikan nama dan identitas mayat sekarang ini kita lagi menunggunya. Sesuai hasil keterangan saksi dan temannya mayat perempuan merupakan warga Dusun Mapoupou, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan, terakhir bertemu sama teman-temannya NT meninggalkan pesan mungkin besok kita tidak ketemu lagi, tapi kita tetap berteman," ungkapnya.

Sementara Bima Hendrawan (18), mantan pacar NT menyebutkan, dari bentuk sandal baju yang dipakai merupakan NT mantan pacarnya. Bima mengakui dia terakhir bertemu korban pada 26 September sekitar pukul 23.00 WIB. “Saya sempat mengajak NT jalan-jalan menggunakan sepeda motor sekitar Dusun Seay Baru, sekitar pukul 24.00 WIB saya berencana mengantarkan NT ke tempat kosnya di Dusun Berkat Baru, tapi NT tidak mau,” katanya.

Baca Juga:  Ternyata Identitas Mayat Wanita di Tol Sedyatmo Tidak Sesuai dengan KTP

Bima mengakui dia pacaran dengan NT sejak akhir Mei lalu, karena tidak diizinkan dengan orangtua Bima akhirnya mereka putus. “Kami tidak disetujui olehorang tua saya sehingga saya minta putus namun NT tidak mau dan bahkan saat terakhir bertemu NT berpesan sama saya akan ke Padang dan kembali ke kampungnya pada 26 September untuk menikah,” katanya.

Sejak 26 September sampai ditemukan mayat NT, Bima dan korban ini tidak lagi bertemu. Setelah ditemukan mayat NT kemudian disemayamkan ke gedung serba guna Seay Baru, baru pada pukul 14.30 jasad NT diambil orangtuanya dibantu pemerintah Desa Makalo untuk dikuburkan di kampung halamannya di Dusun Mapoupou.

“Itu benar warga saya dan sekarang sudah kita bawa ke tempat asalnya dengan menggunakan long boat milik pemerintah desa, sebab tidak ada jalur darat, kita lewat jalur laut, rencananya sesampai di kampung halamannya, jasad NT langsung dikuburkan,” ujar Kepala Desa Makalo Delti Hardi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini