Share

970 Jiwa Terdampak Bencana Angin Kencang dan Hujan Deras di Wilayah Kabupaten Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 20 Oktober 2021 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 525 2489063 970-jiwa-terdampak-bencana-angin-kencang-dan-hujan-deras-di-wilayah-kabupaten-bogor-mnRbHw0buY.jpg Foto: BNPB.

BOGOR - Sebanyak 4 kecamatan dengan 13 titik bencana di Kabupaten Bogor diterjang bencana akibat hujan deras dan angin kencang pada Selasa 19 Oktober 2021. Akibatnya, 234 Kepala Keluarga (KK) dengan 970 jiwa terdampak bencana tersebut.

"Data sementara ada 4 kecamatan dengan 13 titik yang terjadi Selasa kemarin," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko dalam keteranganya, Rabu (20/10/2021).

BACA JUGA: Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Rumah di Kabupaten Bogor Rusak

Keempat kecamatan itu yakni Cibinong, Citeureup, Sukaraja dan Bojonggede. Bencana yang terjadi adalah banjir dan angin kencang dan pohon tumbang.

Aris menambahkan, untuk wilayah yang paling terdampak adalah di Perumahan Ambar Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede karena banjir. Banjir disebabkan adanya tanggu di Kali Kemuning yang jebol hingga air merendam 112 rumah warga.

BACA JUGA: 2 Rumah Warga Kabupaten Bogor Rusak Berat Akibat Tanah Longsor

"Ketinggian air sekitar 20-40 centimeter," tambahnya.

Kemudian, wilayah yang paling terdampak lainnya berada di Desa Puspanegara, Kecamatan Citeureup dan Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja. Di kedua tempat ini, puluhan rumah sempat terendam banjir hingga ratusan warga terdampak.

"Banjir sudah surut dan warga sudah kembali beraktivitas. Sisanya, ada kejadian pohon tumbang menimpa rumah dan ruko. Dari semua bencana ini tidak ada laporan korban jiwa atau luka," tutup Aris.

Sebelumnya, bencana juga sempat melanda 11 titik di Kota Bogor karena hujan yang mengguyur pada Selasa 19 Oktober 2021. Bencana itu terjadi di 3 kecamatan seperti longsor, banjir lintasan, pohon tumbang, atap rumah rusak hingga rumah ambruk.

Dari kejadian tersebut, terdapat 60 rumah warga yang terdiri dari 71 KK dengan 252 jiwa terdampak. Selain itu, juga ada fasilitas umun yang ikut terdampak yakni 1 jalan setapak warga dan kabel listrik milik PLN.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini