Pos Timbangan di Musi Banyuasin Dibakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Antara, · Kamis 21 Oktober 2021 01:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 610 2489262 pos-timbangan-di-musi-banyuasin-dibakar-polisi-lakukan-penyelidikan-PHJ6o4k5Us.jpg Pos timbangan di Musi Banyuasin dibakar (Foto: Antara)

SUMSEL - Kepolisian Resor Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, sedang menyelidiki pembakaran pos timbangan di Distrik Selaro, Desa Pengkalan Bayat, Kecamatan Bayung Lencir.

“Kami masih melakukan proses penyelidikan pembakaran pos timbangan di Pangkalan Bayat ini,” kata Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Paluppessy di Bayung Lencir, Rabu (20/10/2021).

Baca Juga:  Dokter Tersangka Kebakaran Maut di Tangerang Dapat Perlakuan Khusus

Ia membenarkan pos timbangan yang menjadi tempat bertugas personel TNI, Polri, dan satuan pengamanan perusahaan konsesi kawasan hutan tersebut telah dibakar oleh ratusan orang pada Selasa 19 Oktober 2021 sekitar pukul 21.45 WIB.

Mendapatkan informasi tersebut dirinya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Saya sekarang masih di dalam kawasan hutan (di lokasi TKP). Saat kejadian ada enam orang personel BKO dan tiga petugas keamanan perusahaan. Kondisi semuanya aman,” ujarnya.

Kepolisian masih menghimpun informasi dari petugas yang ada di lokasi, setelah itu baru bisa langsung dilakukan pengejaran terhadap para pelaku pembakaran. “Motif masih kami dalami karena masih berlangsung pengumpulan informasi dari para saksi yang ada,” ujarnya.

Baca Juga:  Dokter Tersangka Pembakaran Bengkel Ternyata Dihamili Korban

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan orang tidak dikenal mendatangi pos tersebut pada malam hari lengkap dengan menggunakan helm dan bermasker sehingga sulit untuk diketahui identitasnya.

Peristiwa pembakaran tersebut terjadi begitu saja, api dengan cepat membakar pos timbangan yang mayoritas berkonstruksi bahan bangunan mudah terbakar.

Melihat lokasi pos timbangan berada di area dekat dari lokasi sumur-sumur minyak ilegal yang ditutup oleh kepolisian beberapa pekan lalu sehingga hal itu diduga menjadi salah satu pemicu para pelaku melakukan pembakaran.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini