Wartawan yang Disiram Air Keras Dilaporkan Balik Pelaku Terkait Kasus Pemerasan

Adi Palapa Harahap, iNews · Kamis 21 Oktober 2021 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 608 2489361 wartawan-yang-disiram-air-keras-dilaporkan-balik-pelaku-terkait-kasus-pemerasan-C7WaDlP3OC.jpg Rekaman CCTV menunjukkan seseorang disiram air keras (Foto : Istimewa)

MEDAN - Wartawan salah satu media online yang menjadi korban penyiraman air keras balik dilaporkan oleh tersangka penyirman ke polisi. Kasus saling lapor membuat ibu korban minta keadilan dan akan menempuh jalur hukum.

Adalah PBS, wartawan media online di Medan menjadi korban penyiraman air keras dilaporkan oleh HST, salah satu pelaku penyiraman air keras. HST melaporkan oknum wartawan tersebut pada 11 Agustus 2021, ke Polrestabes Medan.

Dalam laporannya, HST melampirkan bukti berupa chatingan antara HST dengan sang oknum wartawan terkait pemerasan dengan meminta sejumlah uang.

Polrestabes Medan memperoleh bukti screnshot permintaan uang sebesar Rp500 ribu, Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan oleh oknum wartawan kepada para pelaku penyiraman yang diduga menjalankan bisnis perjudian.

Baca Juga : Seorang Pria Disiram Air Keras oleh OTK di Pinggir Jalan

Sementara saat ini, korban PBS masih dalam perawatan insetif di rumah sakit akibat luka di bagian wajahnya dan akan menunggu untuk menjalankan operasi ketiga.

Ibu kandung PBS, Ristani Samosir, berharap Kapolri dan Kapolda memberikan bantuan hukum dan bantuan biaya pengobatan kepada anaknya. "Saya minta bantuan ke lembaga bagian hukum," ujar Ristani, Kamis (21/10/2021).

Kasus penyiraman oknum wartawan terjadi pada akhir Juli 2021 di Jalan Jamin Ginting, Medan. Akibat penyiraman tersebut, korbam mengalami luka bakar di bagian wajah dan lengan dan harus dilarikan ke rumah sakit adam malik Medan untuk mendapatkan perawatan.

Peristiwa penyiraman yang dilakukan pengendara sepeda motor tersebut terekam kamera CCTV yang ada di rumah warga. Dari hasil penyelidikan, Polrestabes Medan berhasil mengamankan 5 tersangka penyiraman korban masing-masing SS, HST, A, N dan IB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini