Satu Keluarga Disekap Kawanan Garong, 1 Orang Tewas

Rus Akbar, Okezone · Minggu 24 Oktober 2021 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 340 2490917 satu-keluarga-disekap-kawanan-garong-1-orang-tewas-cHn7tMD5Cx.jpg Foto: Illustrasi freepick

PADANG - Kawanan garong nekat menyekap sejumlah orang dan membunuhnya di daerah Kuranji, Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu 23 Oktober 2021, sekira pukul 21.00 WIB.

Korban tewas bernama Yuni Nelti (59), sedangkan suaminya Kusbiantara (58) mengalami patah tulang akibat kasus perampokan tersebut.

"Tadi info sementara, namun setelah kita melakukan pemeriksaan korban memang ada dua orang, satu meninggal dunia merupakan korban, sementara suaminya korban kedua patah tulang," ujar Kapolsek Kuranji, AKP Sutrisman, Minggu (24/10/2021)

Baca juga: Money Changer Dirampok Kawanan Garong, 1 Orang Terluka

Kata Sutrisman, sesuai dengan pemeriksaan di lapangan, awal kejadian salah satu anggota keluarga Robbi Fernandes (23) Sabtu (23/10) sekira pukul 21.00 WIB saat sedang salat tiba-tiba tiga orang bertopeng langsung menyekap korban dan mengikat kaki dan tangan dengan tali.

"Padang pukul 05.00 dini hari tadi korban yang disekap dan diikat baru bisa melepaskan diri, kemudian langsung menuju ke rumah utama dan sesampainya di rumah utama di dengar ada terdengar ada suara orang menggedor-gedor pintu kamar lalu, kemudian membuka pintu ditemukan satu lagi anggota keluarganya Eni Natalia (23) perempuan juga terikat," ujarnya.

Baca juga:  Diduga Dirampok, Bos Cokelat Hilang dan Mobilnya Ringsek Terparkir di Kebun Sawit

Dua orang anggota keluarga tersebut kembali mendengar pintu kamar mandi di gedor-gedor disitu ditemukan Ani Asna (83) dalam kondisi terikat. Selanjutnya Robbi Fernandes kembali mendengar suara menggedor dari kamar mandi, lalu Robbi mendobrak kabar mandi ditemukan Kusbiantara (58) sudah tergeletak lalu korban diangkat ke kursi sofa.

"Kemudian Robbi memeriksa kamar tidur namun kondisi terkunci lalu Eni Asna mencari kunci serap membuka pintu disitulah ditemukan korban kedua Yuni Nelti dalam kondisi tangan terikat kebelakang dan mulut ditutup dengan menggunakan kain, lalu Robbi membuka ikatan tali serta menuju masjid dan meminta tolong pada jamaah yang sedang salat," ungkapnya.

Korban Kusbiantara dibawa ke rumah sakit karena patah tangan, sementara korban Yuni Nelti dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar.

"Dari hasil identifikasi satu unit mobil Honda Mobilio warna putih dengan nopol BA 1394 BQ hilang termasuk kartu ATM, empat unit ponsel dan receiver cctv juga ikut dicuri, kini polisi sedang melakukan penyelidikan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini