3 Orang Meninggal Akibat Bencana Longsor di Deli Serdang

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 24 Oktober 2021 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 608 2490813 3-orang-meninggal-akibat-bencana-longsor-di-deli-serdang-smqyUS4uzI.jpg Bencana tanah longsor/ dok BPBD

JAKARTA - Sebanyak tiga orang warga meninggal dunia akibat bencana tanah longsor di Deli Serdang, Sumatera Utara. Peristiwa ini bermula dari hujan dengan intensitas tinggi serta kondisi tanah labil sehingga longsor tidak dapat dihindari.

(Baca juga: Longsor di Sibolangit Sumut, 4 Orang Tewas)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang menyebut, bencana tanah longsor ini terjadi pada Sabtu malam (23/10), pukul 23.30 WIB di Desa Lau Kaban, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

“BPBD juga menyebutkan dua warga lainnya mengalami luka-luka. Mereka telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (24/10/2021).

(Baca juga: Satu Warga Luka Berat Akibat Tertimbun Tanah Longsor di Cianjur)

Saat ini, personel gabungan yang dibantu masyarakat melakukan penanganan darurat untuk memberikan pertolongan dan evakuasi para korban. Pusdalops BNPB masih mengkonfirmasi penyebab warga meninggal akibat tanah longsor saat berkendara di wilayah tersebut.

BPBD menginformasikan arus lalu lintas tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik dari arah Medan atau pun Berastagi. Selain itu, kondisi cuaca dilaporkan hujan dengan intensitas ringan.

Sementara itu, melihat pantauan dari inaRISK, Sibolangit termasuk wilayah dengan potensi tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi.

Sedangkan identifikasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada potensi gerakan tanah Oktober ini, wilayah Sibolangit berada pada gerakan tanah menengah hingga tinggi. PVMBG menyebutkan daerah dengan potensi menengah merujuk pada daerah yang dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, khususnya pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau lereng bukit.

Masyarakat dan pemerintah daerah diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya tanah longsor maupun bahaya hidrometeorologi basah lain, seperti banjir, banjir bandang dan angin kencang. Hari ini, Minggu (24/10) prakiraan cuaca wilayah Sibolangit masih berpotensi hujan ringan hingga sedang pada siang hari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini