Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

80 Orang Hilang Diduga Tertimbun Longsor Bandung Barat, Pencarian Fokus di Dua Sektor

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Senin, 26 Januari 2026 |11:18 WIB
80 Orang Hilang Diduga Tertimbun Longsor Bandung Barat, Pencarian Fokus di Dua Sektor
Tim SAR pencarian korban longsor Cisarua, Bandung Barat (Foto: Dok/Ari Sandita)
A
A
A

JAKARTA — Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo NS, menyebutkan Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian 80 warga yang masih hilang pascabencana tanah longsor di Dusun Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Bahkan, terdapat penambahan personel dari SAR kawasan Jawa Tengah.

“Hari ini kita fokuskan membagi tim menjadi dua sektor, yakni sektor A di bagian timur dan sektor B di bagian barat Desa Pasirlangu. Hari ini kami memiliki penambahan kekuatan personel dari Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Jogja, Kantor SAR Cilacap, serta potensi SAR dan relawan dari berbagai organisasi,” ujarnya, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, pada operasi pencarian hari ketiga atau Senin ini, tim fokus di dua sektor area pencarian, yakni sektor A dan sektor B di Desa Pasirlangu. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Kementerian PUPR, BNPB, Kementerian Kesehatan, BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, relawan, dan komunitas SAR bersinergi melaksanakan pencarian dengan berbagai metode, mulai dari manual, alkon, hingga penggunaan alat berat.

“Untuk pencarian menggunakan alat berat, hari ini ada sembilan excavator yang akan digerakkan untuk melaksanakan pencarian,” tuturnya.

Ia berharap cuaca hari ini mendukung sehingga pencarian dapat berjalan maksimal hingga sore hari nanti, lantaran faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan operasi SAR. Adapun potensi SAR yang terlibat sebanyak 2.129 personel.

Data korban sementara hingga saat ini telah dievakuasi sebanyak 25 body pack atau kantong jenazah, dan kurang lebih 80 orang masih dalam pencarian. Terkait data korban, masih dalam proses identifikasi oleh pihak DVI.

“Setiap kantong jenazah kami serahkan ke pihak DVI untuk dilaksanakan identifikasi, selanjutnya tim DVI yang akan merilis data korban tersebut,” katanya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement