Tim Inafis Polres Lombok Timur beserta sejumlah personel lainnya langsung melakukan olah TKP. Petugas menemukan dua selongsong peluru di samping jenazah korban.
Agung mengatakan belum diketahui motif penembakan tersebut. Pihaknya memeriksa lima saksi terkait peristiwa itu.
“Korban ini masih bujang. Saya belum sejauh itu, mohon maaf,” ungkapnya.
Saat ini jenazah Briptu Khaerul Tamimi berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk dioutopsi. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata jenis P2, dua selongsong peluru, dan tiga unit HP masing-masing HP milik pelaku, milik keluarga pelaku, dan HP milik korban dari kediaman korban. Sekaligus memasang garis polisi di kediaman korban.
(Awaludin)