Geng Motor Ancam Bacok Pengawal Habib di Sukabumi

Dharmawan Hadi, iNews · Senin 25 Oktober 2021 02:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 525 2491067 geng-motor-ancaman-bacok-pengawal-habib-di-sukabumi-dxMW9UQnI1.jpg Geng motor ancam bacok pengawal habib berujung islah (Foto: istimewa)

SUKABUMI - Insiden pengancaman dengan senjata tajam menimpa rombongan habib yang baru usai melaksanakan ceramah pada kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW di Belokan Caringin Pasir, Desa Caringin Kulon, Caringin, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu 24 Oktober 2021 dini hari.

Habib Sehan menjelaskan bahwa kronologi pengancaman itu berawal saat rombongan pulang dari pengajian sekira pukul 02.00 WIB. Saat itu tiba-tiba ada geng motor tersebut ingin membacok rombongan yang akan melintas.

"Kita dalam rombongan itu ada kawalan di depan dua motor, dan di belakang satu mobil, nah pas di belokan tiba-tiba si geng motor ini mau membacok pengawal kami, tiba-tiba refleks semua pada turun, tiga orang kabur satu orang lagi diam menunggu motornya," ujarnya.

Habib Sehan menambahkan bahwa kejadian tersebut sempat membuat ricuh dan membuat suasana memanas akibat kabar yang beredar di masyarakat bahwa rombongan habib diserang oleh geng motor.

Baca juga: Bacok Pemotor, 5 Anggota Geng Motor yang Masih Pelajar Ditangkap

Alhasil, warga yang baru mengikuti pengajian langsung mendatangi lokasi kejadian."Kami sempat mengamankan satu orang geng motor tersebut dari amukan massa yang marah akibat kejadian ini. Lalu kami menyerahkan yang diamankan tersebut kepada pihak Kepolisian," ujar Habib Sehan.

Baca juga: Serang Warga, Aksi Brutal Geng Motor Bersenjata Terekam CCTV

"Hal tersebut dilakukan untuk meredam emosi massa yang mendengar adanya kita (rombongan habib) di serang geng motor," imbuhnya.

.

Kapolsek Caringin iptu Syarifudin saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan memerintahkan anggotanya untuk mencari ketiga anggota geng motor yang kabur melarikan diri pada malam itu. 
"Beruntung ada paman dari salah satu geng motor tersebut yang bisa segera menghadirkan ketiganya ke Polsek Caringin untuk dimintai keterangan," ujarnya. 
Lebih lanjut, Syarifudin mengatakan bahwa setelah ketiganya berhasil diamankan maka Polsek Caringin memanggil pihak-pihak terkait dalam insiden tersebut, seperti habib dan pengawalnya, panitia pelaksana Maulid, dan saksi lainnya untuk dikumpulkan dan dimintai keterangan.
"Alhamdulillah, setelah dipertemukan semuanya dihasilkan kata sepakat untuk saling memaafkan, bahkan dari awal pun habib menyatakan sudah memaafkan perbuatan geng motor tersebut," ujar Syarifudin kepada wartawan. 
Wakil Majelis Ta'lim Ibnu Zindan, Habib Muhammad mengaku bersyukur atas adanya pertemuan tersebut yang berujung islah. "Alhamdulillah kita sudah memberikan klarifikasi atas kejadian yang kemarin, terjadinya salah paham, sekarang di malam ini bisa diselesaikan, diclearkan, segala rupanya dengan masalah yang sudah kita anggap selesai," ujarnya. 
Habib Muhammad juga mendoakan semua yang terlibat dalam masalah ini agar lebih baik, lebih maju yang bisa meraih kepositifan. 
"Kita dukung, kita raih dan kita dorong bersama-sama, dan tidak perlu juga yang di luar sana yang mendengarnya ricuh, karena dianggap oleh saya semuanya sudah selesai," pungkasnya.

Kapolsek Caringin iptu Syarifudin saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan memerintahkan anggotanya untuk mencari ketiga anggota geng motor yang kabur melarikan diri pada malam itu. 

"Beruntung ada paman dari salah satu geng motor tersebut yang bisa segera menghadirkan ketiganya ke Polsek Caringin untuk dimintai keterangan," ujarnya.

Lebih lanjut, Syarifudin mengatakan bahwa setelah ketiganya berhasil diamankan maka Polsek Caringin memanggil pihak-pihak terkait dalam insiden tersebut, seperti habib dan pengawalnya, panitia pelaksana Maulid, dan saksi lainnya untuk dikumpulkan dan dimintai keterangan.

"Alhamdulillah, setelah dipertemukan semuanya dihasilkan kata sepakat untuk saling memaafkan, bahkan dari awal pun habib menyatakan sudah memaafkan perbuatan geng motor tersebut," ujar Syarifudin kepada wartawan. 

Baca juga: Bikin Resah! Berikut 5 Kasus Penyerangan Geng Motor di Berbagai Daerah

Wakil Majelis Ta'lim Ibnu Zindan, Habib Muhammad mengaku bersyukur atas adanya pertemuan tersebut yang berujung islah. "Alhamdulillah kita sudah memberikan klarifikasi atas kejadian yang kemarin, terjadinya salah paham, sekarang di malam ini bisa diselesaikan, diclearkan, segala rupanya dengan masalah yang sudah kita anggap selesai," ujarnya. 

Baca juga: Ngeri! Geng Motor Bersejata Panah dan Senapan Angin Menyerang Warga

Habib Muhammad juga mendoakan semua yang terlibat dalam masalah ini agar lebih baik, lebih maju yang bisa meraih kepositifan. 

"Kita dukung, kita raih dan kita dorong bersama-sama, dan tidak perlu juga yang di luar sana yang mendengarnya ricuh, karena dianggap oleh saya semuanya sudah selesai," pungkasnya. (fkh)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini