Perbaiki Kabel saat Hujan, Pekerja Tewas Tersetrum

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 28 Oktober 2021 01:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 608 2492853 perbaiki-kabel-saat-hujan-pekerja-tewas-tersetrum-vvOOqdTESz.jpg Pekerja tewas tersetrum. (Ist)

PADANGSIDIMPUAN - Seorang pekerja tewas tersetrum saat memindahkan kabel jaringan listrik milik warga di Kompleks Perumahan DPRD di Kelurahan Sidangkal. Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Sumatera Utara.

Korban adalah Aswan Tanjung (43), warga Jalan Sutan Muh Arif, Kelurahan Batang Ayumi Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.

Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Bambang Priyatno, mengatakan korban diduga meninggal dunia karena kesetrum saat akan memindahkan kabel pada Selasa, 26 Oktober 2021 sekitar pukul 18.30 WIB.

"Korban memindahkan kabel listrik tersebut dalam keadaan hujan. Saat korban mengerjakan memindahkan kabel di atas plafon tiba-tiba korban tersengat arus listrik dan ada suara menjerit, " kata Bambang, Rabu (27/10/2021).

Menurutnya, kronologi peristiwa yang merenggut nyawa korban bermula ketika saksi Riski (51) meminta korban untuk memindahkan kabel listrik di kediamannya.

Korban pun memindahkan kabel listrik tersebut. Ia naik ke plafon rumah untuk membenahi kabel listrik. Namun sayangnya, korban melakukannya di saat tengah turun hujan.

Baca Juga : Pencari Ikan Tewas Tersetrum Alatnya Sendiri, Jasadnya Terlungkup

Tiba-tiba korban tersengat arus listrik dan ada suara korban. Saksi yang berada di lokasi sempat memanggil korban. Tetapi tidak ada jawaban.

"Saksi yang berada di bawah memanggil korban. Namun tidak ada sahutan, lalu saksi menaik untuk melihat korban. Saksi melihat korban sudah tergeletak di plafon dan korban sudah meninggal dunia, lalu saksi membawa korban ke RSUD Padangsidimpuan," ujar Bambang.

Dari pemeriksaan terhadap fisik korban, kata Bambang, didapati luka lecet pada pipi kiri korban dengan diameter 0,5 cm. Kemudian luka lecet pada siku kiri diameter 3 cm, dan luka sengat listrik tidak beraturan pada telapak tangan kiri tepatnya dibawah jari kelingking.

"Kita tidak melakukan penyelidikan atas peristiwa ini karena keluarga korban bermohon agar korban tidak diautopsi," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini