Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Damkar Sebut Ada Pekerja saat Pabrik Korek Api Tangerang Terbakar

Nandha Aprilia , Jurnalis-Selasa, 02 November 2021 |22:13 WIB
Damkar Sebut Ada Pekerja saat Pabrik Korek Api Tangerang Terbakar
Kebakaran pabrik korek api di Tangerang (Foto: Nandha Aprilia)
A
A
A

TANGERANG - Komandan Pos Damkar Wilayah Sepatan, Husni, menuturkan adanya aktivitas yang dilakukan di dalam pabrik korek api yang terbakar di kawasan Pergudangan Sungai Turi, Paku Haji, Kabupaten Tangerang, Banten, ada Selasa (2/11/2021).

Hal ini lantaran pihaknya menemukan beberapa barang pada saat memadamkan api. “Menurut informasi sih ada (pekerja) tadi juga ada tas-tas karyawan yang tertinggal di loker. Berarti kan ada kegiatan produksi kalau gitu,” tutur Husni kepada awak media.

Baca Juga:  Bahan Gas dan Plastik Bikin Kebakaran Pabrik Korek Api Sulit Dipadamkan

Di sisi lain, Husni juga sempat menyinggung perihal apar atau alat pemadam api ringan yang disebut tak terlalu banyak ketika dia temui di lokasi kejadian. “Saya tadi lihat ada (apar) mungkin tidak banyak. Saya tidak tau prediksi berapa jumlahnya,” paparnya.

Dari kejadian ini, Husni menuturkan harapannya terkhusus pada setiap pabrik untuk menjadikan hal demikian sebagai pembelajaran. “Berharap ke depannya setiap pergudangan kalau ada pemadam kan tujuannya sosialisasi, itu lah kami tugasnya untuk menyampaikan informasi pemadam,” ujarnya.

Baca Juga:  Kebakaran Pabrik Korek Api di Tangerang, Petugas Kesulitan Air Tambahan

Diketahui, menurut pantauan MNC Portal Indonesia pada pukul 20:15 WIB, tim pemadam kebakaran sendiri sudah berhasil memadamkan api sekitar 60-70%. Tim pemadam kebakaran pun membagi menjadi dua titik, yakni bagian depan dan belakang pabrik.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement