Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PBB: Perang Ethiopia Ditandai Kebrutalan Ekstrem

Agregasi VOA , Jurnalis-Kamis, 04 November 2021 |05:21 WIB
PBB: Perang Ethiopia Ditandai Kebrutalan Ekstrem
Perang Ethiopia (Foto: AP via VOA)
A
A
A

ETHIOPIA - Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB), Rabu (3/11) mengatakan bahwa perang selama setahun di Ethiopia telah ditandai oleh “kekejaman ekstrem.” Sementara penyelidikan gabungan terhadap tuduhan kekejaman menyalahkan semua pihak telah melakukan pelanggaran. Laporan itu tidak menyebutkan siapa yang paling harus disalahkan.

Penyelidikan ini dihambat oleh intimidasi pihak berwenang dan berbagai pembatasan serta tidak mengunjungi sebagian lokasi yang paling parah terimbas perang.

Laporan itu, hasil kerja sama yang jarang antara kantor HAM PBB dengan Komisi HAM Ethiopia bentukan pemerintah negara itu, dirilis sehari sebelum peringatan satu tahun perang di sana dan sementara negara berpenduduk terbanyak kedua di Afrika itu memasuki keadaan darurat baru, dengan pasukan-pasukan lawan di Tigray mengancam ibu kota.

Baca juga:  Ethiopia Usir 7 Perwakilan PBB, Beri Waktu 72 Jam untuk Pergi

PBB menyatakan kepada Associated Press bahwa kolaborasi itu diperlukan bagi timnya untuk mendapatkan akses ke wilayah bermasalah di mana pihak berwenang Ethiopia banyak menghalangi wartawan, organisasi HAM dan pengamat asing lain untuk memasukinya.

Konflik yang berkobar di kawasan Tigray Ethiopia ini telah menewaskan ribuan orang sejak pemerintah PM Abiy Ahmed, pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, mengizinkan tentara dari negara tetangga, Eritrea untuk memasuki Tigray untuk bergabung dengan pasukan Ethiopia dalam memerangi pasukan Tigray yang telah lama mendominasi pemerintah nasional sebelum Abiy mulai menjabat. Etnik Tigray di berbagai penjuru negara itu kemudian melaporkan mereka menjadi sasaran penahanan sewenang-wenang, sementara warga sipil di Tigray menyebutkan tentang pemerkosaan oleh kawanan pelaku, kelaparan dan pengusiran massal.

Baca juga:  150 Orang Meninggal karena Kelaparan Akibat Konflik Tigray-Ethiopia

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement