Share

Angkatan Laut AS Pecat 3 Komandan Kapal Selam Nuklir yang Tabrak Gunung Bawah Laut

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 06 November 2021 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 06 18 2497617 angkatan-laut-as-pecat-3-komandan-kapal-selam-nuklir-yang-tabrak-gunung-bawah-laut-vGEJsXtcZh.jpg Kapal selam nuklir AS (Foto: EPA)

GUAM - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) memecat tiga anggota awak utama di atas kapal selam nuklir yang menabrak gunung bawah laut.

Komandan Cameron Aljilani dan dua lainnya dipindahkan setelah penyelidikan atas insiden di Laut China Selatan yang disengketakan.

USS Connecticut menabrak objek itu bulan lalu, memaksa kapal itu muncul ke permukaan selama seminggu dan berlayar ke wilayah AS di Guam.

Pejabat Angkatan Laut mengatakan anggota kru "bisa mencegah" tabrakan itu. Pekan lalu, angkatan laut mengatakan kapal selam itu menabrak "gunung bawah laut" yang belum dipetakan saat berpatroli di bawah permukaan.

Pejabat Angkatan Laut AS belum menjelaskan bagaimana kapal itu menabrak gunung bawah laut.

 Baca juga: Penyelidikan Ungkap Kapal Selam Nuklir AS Tabrak Gunung Bawah Laut di Pasifik

Ryan Ramsey, mantan kapten kapal selam Angkatan Laut Kerajaan Inggris, mengatakan dia terkejut dengan tabrakan yang relatif jarang terjadi.

"USS Connecticut adalah kapal selam yang sangat modern - jadi agak mengejutkan," katanya kepada BBC.

"Tetapi jika Anda bersantai di titik mana pun, maka banyak hal bisa terjadi,” lanjutnya.

 BACA JUGA: Kapal Selam Nuklir AS Tabrak Objek Tak Dikenal di Laut China Selatan

Gunung bawah laut adalah gunung yang muncul dari dasar laut. Lima belas pelaut menderita luka ringan. Saat ini, kapal selam itu sedang diperiksa kerusakannya di Guam di Pasifik sebelum kembali ke Washington untuk perbaikan.

Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan itu. USS Connecticut beroperasi di salah satu wilayah yang paling diperebutkan di dunia. China mengklaim sebagian besar Laut China Selatan, tetapi negara-negara sekitarnya dan AS tidak setuju.

Insiden itu terjadi hanya beberapa minggu setelah AS, Inggris dan Australia menyetujui pakta keamanan bersejarah untuk berbagi teknologi kapal selam di Asia-Pasifik, yang secara luas dilihat sebagai upaya untuk melawan kekuatan China.

Kecelakaan itu membuat marah para pejabat di Beijing, yang mempertanyakan apa yang dilakukan kapal itu di wilayah tersebut, dan mengatakan mereka khawatir tentang kemungkinan kebocoran nuklir.

Kantor berita Reuters melaporkan, pada konferensi pers Jumat (5/11), seorang juru bicara kementerian luar negeri China mengatakan AS perlu memberikan laporan lengkap tentang insiden itu dan "menghentikan provokasinya".

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini