Share

Penyelidikan Ungkap Kapal Selam Nuklir AS Tabrak Gunung Bawah Laut di Pasifik

Vanessa Nathania, Okezone · Selasa 02 November 2021 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 02 18 2495440 penyelidikan-ungkap-kapal-selam-nuklir-as-tabrak-gunung-bawah-laut-di-pasifik-rn5PTNemaS.jpg USS Connecticut. (Foto: US Navy)

WASHINGTON - Setelah hampir sebulan menyelidiki insiden yang melibatkan kapal selam nuklirnya di Pasifik, Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menyimpulkan kapal itu kandas karena bertabrakan dengan sebuah gunung dasar laut yang belum dipetakan.

USS Connecticut menghantam "gunung laut" pada 2 Oktober saat beroperasi di perairan internasional Laut Cina Selatan, demikian dilaporkan USNI News pada Senin (1/11/2021), mengutip juru bicara Armada ke-7 Angkatan Laut AS.

BACA JUGA: Kapal Selam Nuklir AS Tabrak Objek Tak Dikenal di Laut China Selatan

Hasil penyelidikan telah diserahkan kepada Wakil Laksamana Karl Thomas, komandan Armada ke-7, yang akan menentukan apakah “tindakan lanjutan, termasuk pertanggung jawaban, sudah tepat”.

Reaktor nuklir dan sistem propulsi kapal selam kelas Seawolf itu tidak rusak akibat tabrakan tersebut. Tetapi kerusakan pada bagian depan kapal, termasuk tangki pemberat, mendorong USS Connecticut ke permukaan dan melakukan perjalanan selama seminggu ke Guam untuk perbaikan awal, menurut USNI, outlet berita US Naval Institute.

Angkatan Laut belum menentukan kapan kapal selam itu akan cukup diperbaiki sehingga dapat meninggalkan Guam untuk perbaikan tambahan, klaim laporan itu. Hampir belasan awak dilaporkan terluka dalam insiden itu.

BACA JUGA: Pasangan Ini Dituduh Jual Data Desain Kapal Selam Nuklir, Dapat Imbalan Rp1,4 Miliar

Kementerian luar negeri China telah berulang kali mengeluh tentang kegagalan Washington untuk memberikan informasi rinci tentang tabrakan itu.

Pekan lalu Beijing menuntut penjelasan AS terkait insiden di Laut Cina Selatan itu, meminta lebih dari “pernyataan yang tidak jelas” dari Washington.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan AS perlu menjelaskan mengapa kapal selam nuklir dikirim ke daerah itu dan memberikan perincian benda apa yang ditabrak dalam insiden tersebut.

Insiden itu menandai tabrakan bawah laut pertama yang diketahui melibatkan kapal selam AS sejak 2005 saat kapal selam nuklir AS USS San Francisco menabrak gunung bawah laut dengan kecepatan penuh di dekat Guam. Satu pelaut tewas dalam kecelakaan itu, dan sebagian besar dari 136 anggota awak lainnya terluka.

Sementara itu kapal-kapal Angkatan Laut mengalami kecelakaan parah di kawasan Asia-Pasifik dalam beberapa tahun terakhir, termasuk tabrakan antara kapal perusak USS John S. McCain dengan sebuah kapal tanker pada Agustus 2017, menewaskan 10 pelaut AS.

Dua bulan sebelumnya, kapal perusak lain, USS Fitzgerald, menabrak sebuah kapal kontainer saat menjalankan misi rahasia di lepas pantai Jepang, menewaskan tujuh awak.

Pada tahun yang sama, kapal penjelajah berpeluru kendali USS Antietam kandas di Jepang, menumpahkan minyak ke Teluk Tokyo, dan kapal penjelajah lain, USS Lake Champlain, bertabrakan dengan kapal penangkap ikan Korea Selatan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini