"Program ini bertujuan untuk meminimalkan konflik antara manusia dan pelikan," kata Ofir Bruckenstein dari Otoritas Alam dan Taman Israel sebagaimana dilansir Reuters.
BACA JUGA: Orang Yahudi Terakhir Afghanistan Meminta Rp 142,7 M Untuk Pindah ke Israel
Dari tempat yang aman ini mereka dapat melanjutkan migrasi mereka yang seringkali melewati medan yang lebih berbahaya.
Komunitas Perlindungan Alam di Israel memperkirakan bahwa sekitar setengah dari 500 juta burung yang bermigrasi mati selama perjalanan musiman sejauh ribuan kilometer itu.
Mereka mati karena dimangsa predator alami serta aktivitas manusia, seperti perusakan habitat dan sengatan listrik oleh kabel listrik, kata komunitas itu.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.