Kajian inaRISK juga menunjukkan, wilayah Kota Banjarbaru memiliki potensi bahaya bencana banjir pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada 5 kecamatan.
Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau untuk seluruh elemen masyarakat bersama dengan pemerintah daerah untuk dapat mempersiapkan upaya mitigasi dalam menghadapi bencana hidrometeorologi basah yang sewaktu- waktu bisa terjadi.
Pemerintah daerah bersama masyarakat dan para ahli dapat melakukan pemantauan dan pembersihan saluran atau daerah aliran sungai untuk mengantisipasi adanya kendala aliran sungai ketika curah hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah terkait. Upaya jangka pendek lainya yang dapat dilakukan yaitu pembersihan daerah resapan maupun saluran air di wilayah kota.
Pemerintah daerah juga diimbau untuk mempersiapkan tempat evakuasi sementara maupun langkah evakuasi dengan penerapan protokol kesehatan.
"BNPB sejak awal telah meminta BPBD untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama musim hujan yang dipengaruhi fenomena La Nina pada tahun ini," tuturnya.
(Arief Setyadi )