Dua jam sebelum terjadi penusukan di kereta api bawah tanah di Jepang, Kyota Hattori mengunjungi distrik Shibuya di Tokyo. Distrik yang ramai dengan warga yang merayakan pesta kostum di malam Halloween.
Ia kemudian menumpangi kereta menuju Shunjuku, stasiun yang cukup ramai di Tokyo. Kereta yang melaju dari Hachoji dengan membawa penumpang lansia serta remaja berkostum Halloween menjadi tempat aksi brutal penusukan penumpang oleh Kyota Hattori.
Di dalam kereta yang sedang melaju, Kyota Hattori menusuk penumpang menggunakan pisau, serta membakar gerbong dengan meuangkan botol berisi cairan yang mudah terbakar.
Para ahli Psikolog mengatakan, belum tahu banyak tentang pria yang diduga melakukan serangan "Joker". Tetapi tak sedikit para ahli yanh menyamakannya dengan kejadian yang lain di Tokyo pada tahun 2008. Ketika seorang pria muda mengendarai truk menuju kerumunan pembeli di distrik elektronik Akihabara dan kemudian mulai menikam orang-orang di sekitarnya.