Dengan seragam lengkap, pria kelahiran Asahan 54 tahun lalu ini mengajarkan agama kepada anak-anak, dimulai dari membaca Alquran, tauhid, fiqih, tilawah dan menghafal. Semua itu dilakoninya selepas pelaksanaan tugas di kantor. Tak hanya belajar membaca Alquran, para santri juga diberi didikan untuk selalu sholat berjemaah.
“Saya ingin membuktikan bahwa tentara bukan orang yang menyeramkan. Tentara juga bisa memberi kontribusi dengan memberikan edukasi terkait ajaran agama," katanya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.