Share

Apes! Pemuda Ini Dibegal Suami PSK yang Dikencaninya, Motor dan HP Raib

Era Neizma Wedya, iNews · Rabu 17 November 2021 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 340 2503301 apes-pemuda-ini-dibegal-suami-psk-yang-dikencaninya-motor-dan-hp-raib-JnF3YLuWCq.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

PALEMBANG - Seorang pemuda MIR (25), di Palembang melapor ke polisi setelah menjadi korban begal oleh pekerja seks komersial (PSK) bernisial CHA (21) yang dikencaninya.

Kasat Reskirm Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, mengatakan peristiwa pencurian disertai kekerasan dengan modus prostitusi itu terjadi, Kamis (4/11/2021) sekitar pukul 01.30 WIB.

"Kejadian berawal saat korban bersama rekannya berinsial MOA memesan jasa prostitusi kepada CHA dengan kesepakatan harga Rp 250 ribu untuk sekali kencan," katanya, Selasa (16/11/2021).

Setelah bekencan ternyata CHA meminta bayaran tambahan sebesar Rp 700 ribu. Saat itu, MIR mengaku tidak memiliki uang, sehingga CHA mengambil ponsel korban sebagai jaminan.

"Korban bersama rekannya kemudian mengambil uang ke ATM, dan kembali kelokasi untuk menebus ponselnya dari CHA," katanya.

Namun, saat itu di lokasi sudah ada pelaku berinisial HAP yang merupakan suami dari CHA. Kemudian mereka terlibat cekcok hingga HAP mengeluarkan pisau untuk melukai korban.

"Melihat hal itu korban bersama rekannya melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor miliknya," katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan petugas, modus pencurian ini sudah sering dilakukan pasangan suami istri itu. Diketahui motor MIR pun dijual oleh HAP seharga Rp 3 juta di Baturaja, OKU.

"Pasutri itu kita amankan secara terpisah. Bahkan CHA diketahui tengah hamil enam bulan ditangkap saat sedang melayani seorang pria di sebuah kamar kos," katanya.

Selain itu, petugas juga mengamankan seorang pelaku lain berinisial MFA (36) sebagai perantara membantu HAP menjual motor ke Baturaja.

Dihadapan petugas, HAP mengaku sudah menjalani aksi tersebut bersama istrinya sejak mereka menikah 7 bulan lalu. Uang yang diperoleh dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

โ€œKalau ambil motor sudah dua kali. Tapi kalau ponsel sudah sering karena korban tidak mampu bayar. Uangnya untuk kebutuhan dua anak kami," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini