Rumput laut ditekuni kedua orang tuanya sejak dia kecil. Rumput laut dikeringkan lebih dahulu, setelah itu dijual ke pengepul dengan harga sekitar Rp20 ribu per kilogram.
"Saya daftar empat kali dan kali ini bisa lanjut ke tingkat pusat. Saya ingin mengangkat derajat orang tua dan juga ingin membuktikan bahwa anak seorang petani rumput laut bisa menjadi prajurit TNI AD," katanya.
Meski berhasil lulus ke tingkat pusat yang akan dilaksanakan di Rindam XIV/Hsn, Sandi masih merasa kurang puas atas capaiannya.
"Saya belum puas dengan hasil yang kemarin. Saya akan berjuang sekuat tenaga dan berbuat yang terbaik demi membanggakan orang tua saya," katanya.
Baca juga: Kisah Pilu Prajurit TNI, Dulu Gagah Perkasa Kini Tak Berdaya
Sementara itu, sang Ayah, Taher (41), menyampaikan dirinya ikhlas dan menyerahkan segalanya kepada yang Maha Kuasa. Selaku orang tua, dia beserta istrinya hanya bisa berdoa kepada Allah SWT semoga anaknya dapat mewujudkan cita-citanya.
"Sebagai orang tua saya hanya bisa mendoakan agar bisa lulus dan yang terbaik buat dia. Kalau rezekinya masuk ya alhamdulillah. Kalau belum masuk, berarti nanti tes kembali," ujar Taher.
Baca juga: Satgas Yonif RK 751/VJS Bangun Pondok Peresmian Gereja di Trimuris Mamberamo Raya
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.