Share

Banjir Rendam 5 Desa di Serdang Bedagai, 718 KK Terdampak

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 18 November 2021 12:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 340 2503694 banjir-rendam-5-desa-di-serdang-bedagai-718-kk-terdampak-koydPC0dyt.jpg Banjir di Serdang Bedagai, Sumut. (BNPB)

JAKARTA - Banjir merendam lima desa di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada Rabu (17/11) dini hari. Akibatnya, setidaknya 718 KK terdampak.

“Keempat desa yang terdampak banjir yaitu Desa Pekan Kemis, Aras Panjang, Bantan, Tegal Sari dan Kelurahan Pekan Dolok Masihul,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (18/11/2021).

Pemerintah daerah yang dipimpin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdang Bedagai telah mengaktifkan pos komando (posko) untuk mengefektifkan penanganan darurat.

Di bawah kendali posko, beberapa pelayanan diberikan kepada warga terdampak bencana banjir. Posko mengoperasikan dapur umum di Kelurahan Pekan Dolok Masihul serta mendistribusikan bantuan logistik berupa sembako, selimut, tikar dan makanan siap saji.

Mengantisipasi potensi banjir susulan, BPBD bersama organisasi perangkat daerah terkait melakukan identifikasi titik-titik rawan banjir di wilayahnya. Langkah ini dipimpin langsung Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya.

Banjir di Serdang Bedagai. (BNPB)

Menurutnya beberapa faktor penyebab banjir antara lain curah hujan yang sangat tinggi akibat cuaca ekstrem dan aliran sungai menyempit. Di samping itu sungai mengalami pendangkalan sehingga daya tampung debit air pada sungai berkurang.

Laporan BPBD Kabupaten Serdang Bedagai menyebutkan banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur merata wilayahnya sehingga menyebabkan debit air Sungai Belutu dan Sungai Hitam meluap. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Tinggi muka air saat itu berkisar 30 – 80 cm.

Baca Juga : Sungai Batang Hari Leko Meluap, 390 Rumah di Musi Banyuasin Terendam Banjir

Ia pun mengimbau warga yang beraktivitas di sungai agar berhati-hati dengan cuaca ekstrem. Darma juga mengingatkan warganya untuk menjaga kebersihan agar saluran drainase tidak tersumbat.

Sementara itu, banjir berdampak pada 718 KK yang tersebar pada 5 wilayah administrasi setingkat desa/kelurahan. Berikut ini rincian warga terdampak di kecamatan tersebut, Kelurahan Pekan Dolok Masihul 340 KK, Pekan Kemis 270 KK, Aras Panjang 90 KK, Bantan 10 KK dan Tegalsari 8 KK. BPBD setempat melaporkan tidak ada korban jiwa akibat insiden ini.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah Kecamatan Dolok Masihul masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada hari ini, Kamis (18/11) dan esok hari. Sedangkan pada Minggu (21/11) wilayah ini berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

“Pada kajian inaRISK, Kabupaten Serdang Bedagai termasuk wilayah dengan potensi bahaya banjir kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 17 kecamatan, termasuk salah satunya Kecamatan Dolok Masihul, yang berada pada kategori tersebut,” ungkap Aam.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya banjir susulan, tidak hanya di Kecamatan Dolok Masihul tetapi juga wilayah lain, seperti Kecamatan Tebing Tinggi, Sipispis, Tanjung Beringin dan Sei Rampah. Pada awal November 2021 lalu keempat kecamatan tersebut dilanda banjir hingga merendam lebih dari 5.000 rumah warga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini