Share

Bunuh Istri karena Ditolak Berhubungan Intim, Suami Ditangkap

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 18 November 2021 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 340 2503932 bunuh-istri-karena-ditolak-berhubungan-intim-suami-ditangkap-ETZg6DfoQ0.jpg Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi. (Ist)

LABUHANBATU - Polisi telah menangkap tersangka pelaku pembunuhan terhadap seorang ibu rumah tangga berinisial HR (58) di Desa Bandar Tinggi, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang terjadi pada Rabu, 17 November 2021. Tersangka adalah AS alias D (59) yang merupakan suami korban.

"Tersangkanya sudah tertangkap. Kurang dari 24 jam setelah kejadian. Tersangknya suami korban sendiri," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi kepada wartawan, Kamis (18/11/2021).

Hadi membenarkan jika motif di balik aksi pembunuhan itu adalah karena pelaku kesal permintaannya untuk berhubungan badan ditolak sang istri.

"Dari pengakuan pelaku, dia membunuh korban karena kerap menolak saat diajak hubungan suami-istri. Korban juga sering mengatakan akan meninggalkan pelaku," tuturnya.

Hadi menyebutkan, awalnya korban dan pelaku berangkat ke kebun yang berjarak 5 kilometer dari rumah mereka. Mereka berangkat bersama-sama dengan menggunakan sepeda motor.

Baca Juga : Pembunuhan Ibu-Anak di Subang Mirip Kasus Setiabudi 13, Mutilasi Sadis 40 Tahun Silam yang Menjadi Misteri

Saat dikebun mereka berpisah, pelaku pergi menderes karet, sedangkan korban membersihkan rumput di sekitar kebun. Sempat terjadi cekcok di antara keduanya hingga kemudian, pelaku berniat menghabisi nyawa korban. Pelaku meminta parang yang digunakan korban untuk membersihkan rumput dan kemudian menyerang korban dengan parang tersebut.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Korban disebut sempat melakukan perlawanan. Dia mencoba menghalau ayunan parang pelaku dengan tangannya.

Namun karena kalah tenaga, pelaku akhirnya berhasil melukai korban. Dia membacok ke arah leher korban sebanyak tiga kali. Korban juga mengalami luka di bagian tangan kanan karena menghalau parang pelaku.

"Dari hasil pemeriksaan kita, penyelidikan mengarah ke pelaku. Dia kemudian kita tangkap, kita periksa dan akhirnya mengakui perbuatannya," tutur Hadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini