Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sidak Mal Pelayanan Publik DPMPTSP Jakarta, Satgas Tak Temukan Pungli

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Senin, 22 November 2021 |16:47 WIB
Sidak Mal Pelayanan Publik DPMPTSP Jakarta, Satgas Tak Temukan Pungli
Satgas Saber Pungli melakukan sidak di DPMPTSP DKI Jakarta. (Foto : MNC Portal/Refi Sandi)
A
A
A

JAKARTA - Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Mall Pelayanan Publik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta di kawasan Epicentrum Selatan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Sidak itu sebagai tindak lanjut pencanangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terkait Jakarta bebas pungli 100 persen.

"Ini merupakan tindak lanjut daripada acara kemarin yang di kantor gubernur yang dibuka Pak Anies dalam rangka mencanangkan kota bebas pungli wilayah Jakarta. Yang dihadiri oleh Menko Polhukam dan Kasatgas Saber Pungli," kata Sekretaris Satgas Saber Pungli Pusat, Irjen Agung Makbul saat ditemui awak media di DPMPTSP Jakarta, Senin (22/11/2021).

"Nah tindak lanjut daripada dicanangkannya Kota Jakarta sebagai bebas dari pungli, maka tidak hanya teori, tetapi kita juga harus lihat aplikasinya di lapangan," katanya.

Makbul mengklaim, masyarakat saat ini sudah mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan cepat di DPMPTSP Jakarta.

"Penemuan tadi saya berbicara dengan masyarakat, masyarakat ada 4 atau 5 tadi yang saya langsung wawancara. Semuanya mengatakan pelayanannya sekarang sudah lebih baik dibanding dengan yang lain dan pelayanannya cepat," ujarnya.

Makbul menyebut sementara di sana tidak ditemukan pungli.

"Apakah ada pungli pungli? yang sifatnya ada tambahan, sementara tidak ada. Tapi, saya tidak hanya puas seperti itu, kita juga ngecek yang lain," ujarnya.

Meski begitu, pihaknya akan tetap mengawasi untuk mencegah praktik pungli.

"Bisa saja saya nanti melalui anggota saya atau melalui Satgas Saber Pungli, silent, menyamar sebagai masyarakat. Tidak dalam bentuk pakaian dinas gini tapi silent itu ya pura-pura jadi masyarakat nanti kita lihat. Karena sudah banyak nih OTT yang kita tangkap, banyak sekali ada ribuan, seperti itu," ujarnya.

Makbul mengatakan, masyarakat dapat menggunakan layanan laporan di Kemenko Polhukam terkait temuan pungli.

Baca Juga : Viral Dugaan Pungli di PIK 2, Begini Faktanya

"Laporan dari pungli masyarakat untuk di tingkat pusat di Kemenpolhukam. Silakan bisa langsung, bisa melalui telefon, WA, SMS dan sebagainya apabila di provinsi itu di KUPP provinsi yaitu Irwasda Polda Metro Jaya dibantu nanti ada wakilnya dari kejaksaan sama dari juga inspektorat sama dari kejaksaan, " tuturnya.

"Di tingkat kab/kota itu KUPP (Kepala Unit Pemberantasan Pungli) itu Kapolres jadi banyak pos layanan terpadu kalo di Jakarta di Inspektorat silakan di situ pelayanan khsusus pengaduan tentang masalah pungli. Jadi, kita sudah terbuka transparan apabila ada oknum yang masih melakukan pungli laporkan segera. Stop pungli. Laporkan segera," tuturnya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan, dirinya menginginkan pelayanan bebas pungli. Ia pun berharap masukan dapat menjadi spirit atau semangat dalam memberikan pelayanan.

"Kita menginginkan pelayanan kita betul-betul tidak ada pungli.saya berharap masukan-masukan apa yang kira-kira bisa kita terus kembangkan dalam memberikan pelayanan di mal publik khususnya di mal pelayanan publik lantai 1, 2, 3. Kemudian kita punya pelayanan di lebih 300 tempat di Jakarta, mulai dari kelurahan hingga walikota bahkan juga ada juga di tingkat provinsi. Saya berharap agar masukan masukan itu akan menjadi spirit agar semnagat bagi teman-teman saya memberikan pelyanan," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement