Miliarder Ini Dituduh Miliki 5.000 Wanita Simpanan, Dituntut Ganti Rugi Rp11 Triliun

Susi Susanti, Okezone · Selasa 23 November 2021 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 18 2506025 skandal-seks-miliarder-dituduh-miliki-5-000-wanita-simpanan-dan-dituntut-ganti-rugi-rp11-triliun-pZssowOwYA.jpg Miliarder teknologi dituduh terlibat skandal seks (Foto: AP)

MONTANA - Miliarder teknologi Michael Goguen pada Minggu (21/11) membantah tuduhan jika dia menguasai polisi lokal dan memiliki banyak wanita simpanan. Bantahan ini ditujukan untuk tuduhan yang dilontarkan mantan rekannya di pengadilan yang dikutip The Post.

Mantan petinggi Silicon Valley itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tuduhan itu berasal dari mantan rekan yang tidak puas dan pendendam yakni Matthew Marshall, yang mengklaim dalam pengaduan sipil federal jika Goguen memiliki 5.000 wanita simpanan.

Pengaduan itu mengatakan miliarder berusia 57 tahun itu  menguasai Kota Whitefish yang tenang di Pegunungan Rocky. Di sini, Giguen dituduh membangun sebuah rumah besar seluas 75.000 kaki persegi dan diduga memiliki polisi lokal untuk menjaga rumah itu. Marshall pun menuntut ganti rugi sebear USD800 juta (Rp11 triliun).

"Tuduhan konyol dan memfitnah yang diterbitkan di artikel New York POST kemarin adalah upaya 'terengah-engah' yang baru-baru ini dilakukan oleh penjahat yang baru saja dihukum Marshall karena menyebabkan keluarga saya dan saya mengalami kerugian sebanyak mungkin sebelum hukumannya yang akan datang," terangnya.

Baca juga: Teman Dekat Presiden Putin Diklaim Membayar Semua "Gundik' Putin

“Sulit untuk percaya bahwa kita berada di masyarakat ketika omong kosong menjijikkan seperti ini – dibuat dari imajinasi jahat dan terpelintir dari penjahat yang dihukum untuk secara terbuka dan publik membalas korbannya – diberi bobot yang sama oleh media sebagai pelaku. kesimpulan berdasarkan fakta dan bukti yang dicapai oleh FBI dan sistem peradilan pidana,” ungkapnya dalam pernyataan.

Dalam pernyataannya pada Minggu (21/11), Goguen mencatat bahwa Marshall menyetujui kesepakatan pembelaan federal di Montana awal bulan ini atas penipuan kawat dan tuduhan penghindaran pajak karena menipu Goguen dari jutaan. Marshall dijadwalkan akan divonis dalam kasus tersebut pada bulan Maret.

Baca juga: Sugar Daddy Ini Rela Rogoh Kocek hingga Rp3 M untuk Kencani Satu Wanita 

Sementara itu, Nash didakwa dengan 10 tuduhan penguntitan dan pemerasan pada 2019, dan tahun berikutnya, dia mengaku bersalah memeras Goguen dan mendapat lima tahun masa percobaan. Goguen juga mencatat bahwa gugatan Baptise 2016 terhadapnya ditolak.

Marshall, mantan Marinir berusia 51 tahun dan diduga agen CIA, adalah mantan kepala kontraktor pertahanan Amyntor Group yang direkrut oleh Goguen pada 2013 untuk mendirikan bisnis keamanan swasta di bawah pengawasan miliarder.

Dalam pengaduan yang diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Montana, Marshall mengklaim bahwa dia dipaksa membeli rumah dan mobil mewah untuk wanita selingkuhan Goguen.

Di antara penuduh Goguen lainnya adalah penari eksotis Amber Baptiste, yang mengatakan dia menjadi sasaran "pelecehan seksual terus-menerus" dan "sodomi paksa yang tak terhitung jumlahnya."

Sedangkan pengadu lainnya adalah Bryan Nash, mantan mitra latihan, dan mantan Kepala Polisi Whitefish Bill Dial, yang menggugat Goguen pada 2019 dengan mengklaim bahwa dia mencoba ikut campur dalam penyelidikannya.

Dial menyebut Goguen "seorang miliarder ala Harvey Weinstein dan [Jeffrey] Epstein."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini