"Mereka ingin membuat situasi di dalam negeri semakin berbahaya dan sulit dan membuat situasi di mana kita harus mengubah pemerintahan,” terangnya.
"Jika mereka tidak bisa melakukan itu, maka pasukan militer akan melakukan pekerjaan mereka,” lanjutnya.
Ini terjadi setelah kekhawatiran muncul pada April lalu ketika rekaman media sosial muncul untuk menunjukkan gerakan militer Rusia skala besar di daerah yang dekat dengan Ukraina timur yang dikuasai pemberontak dan mencaplok Krimea.
"Krisis ini berpotensi meningkat menjadi perang pan-Eropa, jika bukan perang dunia,” terang Pavel Felgenhauer, seorang ahli militer Rusia.
Sementara itu, para pejabat Rusia telah mencap laporan terbaru hanya sebagai "histeria", tetapi Kiev menegaskan bahwa Putin telah mengarahkan 40 "kelompok taktis batalyon" (BTG) ke perbatasan.
BTG biasanya dikerahkan dengan misi khusus oleh Angkatan Darat Rusia.