China Laporkan Angka Kelahiran Terendah dalam 4 Dekade

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 24 November 2021 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 18 2506576 china-laporkan-angka-kelahiran-terendah-dalam-4-dekade-qirWD5XPMn.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

BEIJING - China telah melaporkan angka kelahiran terendah sejak 1978 dengan 8,52 kelahiran per 1.000 orang pada 2020. Angka-angka ini semakin mendekati angka kematian, yang menimbulkan kekhawatiran.

BACA JUGA: Angka Kelahiran di China Turun Imbas Pengendalian Kelahiran dan Pria Kesulitan Dapat Istri karena Wanita Fokus Karier

Menurut Buku Tahunan 2021, yang diterbitkan oleh Biro Statistik Nasional China pada akhir pekan lalu, tingkat kematian di China tahun lalu adalah 7,07 per 1.000 orang. Ini berarti laju pertumbuhan alami penduduk China berada pada rekor terendah di angka 1,45 dibandingkan 3,32 pada 2019.

BACA JUGA: Angka Kelahiran Turun Drastis, China Izinkan Warganya Punya 3 Anak

Angka kelahiran di China terus menurun sejak 2016 setelah puluhan tahun kebijakan keluarga berencana dan perubahan iklim ekonomi.

Diwartakan Reuters, menurut data sensus yang dirilis oleh Pemerintah China pada musim semi, 12 juta bayi lahir pada tahun 2020, jumlah terendah sejak 1961. Dengan penduduk berusia 60 tahun ke atas tercatat sebanyak 18,8% dari 1,4 miliar penduduk, China menghadapi masalah utama populasi yang menua.

Terlepas dari keputusan baru-baru ini untuk mengizinkan semua pasangan memiliki anak ketiga dan langkah-langkah lain yang diambil untuk meningkatkan angka kelahiran, pihak berwenang China mengakui bahwa semakin banyak orang China dari semua kelompok etnis memilih untuk menikah terlambat dan memiliki keluarga yang lebih kecil karena alasan ekonomi dan pendidikan.

Jumlah pencatatan pernikahan turun tahun ini juga menjadi 814,3 per 10.000 pasangan.

“Sepuluh tahun ke depan akan menjadi titik balik utama bagi populasi negara saya untuk memasuki pertumbuhan negatif,” kata He Dan, direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Populasi China, dalam sebuah artikel yang diterbitkan awal tahun ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini