Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Kerucutkan Keterangan Saksi

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Senin 29 November 2021 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 525 2508995 pembunuh-ibu-dan-anak-di-subang-polisi-kerucutkan-keterangan-saksi-JzKezHiT5g.jpg Polisi menunjukan bagasi mobil tempat korban ditemukan tewas (Foto: Dok/Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat masih belum terkuak. Saat ini, kepolisian mulai mengerucutkan keterangan saksi untuk mengungkap pelaku pembunuhan.

Hal tersebut dilakukan pasca-Polda Jawa Barat memeriksa sejumlah saksi kunci, di antaranya Yosep, suami sekaligus ayah korban, Muhammad Ramdanu alias Danu yang merupakan kerabat korban, dan anak korban Yoris serta istri Yoris, Yanti.

Baca Juga:  Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polda Jabar Cecar Yosep dengan 39 Pertanyaan

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengungkapkan, saat ini, pihaknya tengah fokus pada pemeriksaan kembali saksi-saksi dalam upaya mengerucutkan keterangan yang telah diperoleh dari sejumlah saksi kunci.

"Bukan kita tergesa-gesa menentukan tersangka, tapi kita fokus siapa saja yang akan diminta keterangan dalam kasus ini," ungkap Erdi di Bandung, Senin (29/11/2021).

Dalam upaya tersebut, lanjut Erdi, pihaknya kembali memeriksa 7 orang saksi lainnya yang merupakan warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan sadis itu. Namun, kata Erdi, pemeriksaan terhadap 7 orang saksi itu dilakukan di Mapolres Subang.

"Hari ini, ada 7 orang saksi yang akan diminta keterangan, tetapi lokasinya di Polres Subang karena masih masyarakat yang domisili di sana, sehingga diserahkan ke penyidik Polres Subang meski saat ini kasusnya sudah ditarik ke sini (Polda Jabar)," terang Erdi.

Baca Juga:  Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Sudah Periksa 55 Saksi

Erdi menjelaskan, pemeriksaan terhadap ke-7 orang saksi itu dilakukan dalam upaya pengembangan keterangan yang telah diperoleh dari saksi-saksi kunci yang telah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar.

"Kita kembali menyesuaikan keterangan sebelumnya, kemudian kita yang sudah mendapatkan petunjuk dan barbuk (barang bukti) baru hasil kemarin (pemeriksaan saksi kunci) yang sudah dievaluasi dan didigitalisasi ini, akan kita minta pengembangan kembali terhadap 7 saksi yang akan diminta keterangannya hari ini," tutur Erdi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini