Share

Dokter Ini Didenda Rp44 Juta Usai Salah Amputasi Kaki Pasien

Agregasi BBC Indonesia, · Kamis 02 Desember 2021 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 18 2510820 dokter-ini-kena-denda-rp44-juta-usai-salah-amputasi-kaki-pasien-b1kD4FjR60.jpg Ilustrasi operasi (Foto: Reuters)

AUSTRIA - Seorang dokter bedah di Austria dikenai denda sebesar 2.700 euro (Rp44 juta) karena  salah mengamputasi kaki seorang pasien awal tahun ini.

Pada Rabu (1/12), pengadilan di Kota Linz memvonis dokter bedah berusia 43 tahun itu melakukan kelalaian besar. Kaki kiri pasien lanjut usia (lansia) itu seharusnya diamputasi, tapi dua hari setelah operasi dilakukan baru disadari jika kaki kanannya yang justru dipotong.

 Istri pasien juga mendapat uang kerugian sebesar 5.000 euro (Rp81,3 juta). Adapun sang pasien telah meninggal dunia sebelum kasus ini diajukan ke pengadilan.

 Baca juga: Pengobatan Luka Sejak Dini Bisa Cegah Amputasi Kaki Penderita Diabetes Loh

Kasus tersebut bermula ketika sang pasien datang ke klinik di Kota Freistadt, pada Mei lalu. Dikutip kantor berita AFP, kaki sang pasien harus diamputasi namun belakangan terungkap dokter bedah menandai kaki yang keliru.

Pasien menyadari kesalahan itu saat pergantian perban setelah operasi. Pihak rumah sakit pun memberitahu jika kaki kirinya juga harus diamputasi.

Baca juga: Gara-Gara Makan Darah Babi, Kaki Pria Ini Harus Diamputasi

Saat itu, pihak rumah sakit mengatakan insiden tersebut menjadi "serangkaian kejadian yang malang". Direktur rumah sakit lantas menyampaikan permohonan maaf kepada publik dalam konferensi pers.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dalam sidang di pengadilan, dokter bedah mengaku ada kekeliruan pada rantai komando di ruang operasi. Ketika ditanya mengapa dia menandai kaki kanan, alih-alih-alih kaki kiri, dia mengaku dirinya tidak mengetahui.

Sejak insiden itu, dokter tersebut telah dipindah ke klinik lalin. Setengah dari jumlah dendanya ditangguhkan.

Kasus seperti ini pernah terjadi di masa lalu. Pada 1995, seorang dokter di Amerika Serikat (AS) baru menyadari dia salah mengamputasi kaki seorang pasien diabetes saat operasi masih berlangsung. Dia terpaksa melanjutkan proses amputasi karena sudah terlanjut memotong otot, tendon, dan ligamen kaki sang pasien.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini