Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tanggapi Varian Omicron, DPRD DKI: Tetap Waspada tapi Jangan Khawatir Berlebih!

Antara , Jurnalis-Jum'at, 03 Desember 2021 |19:23 WIB
Tanggapi Varian Omicron, DPRD DKI: Tetap Waspada tapi Jangan Khawatir Berlebih!
Anggota DPRD DKI, Hardiyanto Kenneth (Foto: DPRD DKI)
A
A
A

JAKARTA - Virus Covid-19 terus bermutasi, setelah virus Delta, varian baru dari Covid 19 kembali muncul, namanya virus Omicron (B 11529). Kini perhatian dunia tertuju kepada virus yang berasal dari Afrika Selatan itu, dan sudah menyebar ke sembilan negara.

Tercatat sudah ada 128 orang yang terinfeksi virus Omicron. Empat negara lainnya saat ini sedang dalam penyelidikan oleh pakar virologi karena diduga juga telah terinfeksi virus Omicron tersebut. Sebaran virus Covid-19 di Indonesia pun terus bertambah, pada 2 Desember 2021 bertambah 311 kasus. Salah satunya DKI Jakarta, bertambah 28 kasus.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth mengatakan, Pemprov DKI Jakarta harus meningkatkan kewaspadaan terhadap sebaran wabah tersebut dengan munculnya varian baru Covid-19 Omicron.

"Pemprov DKI harus lebih waspada dengan munculnya varian baru Covid-19 Omicron. Pasalnya, Jakarta sempat menjadi episentrum sebaran Covid-19 terbesar di Indonesia, ini yang perlu kita waspadai," kata Kenneth dalam keterangannya, Jumat (3/12/2021).

Sebaiknya, sambung Kent -sapaan akrab Hardiyanto Kenneth- masyarakat tetap waspada dan kembali mengetatkan Protokol Kesehatan (Prokes) agar terhindar dari penularan wabah tersebut.

"Masyarakat sebaiknya tetap waspada, tapi tidak perlu khawatir berlebihan. Karena saat ini pemerintah sudah melakukan langkah-langkah preventif, termasuk menutup bandara untuk WNA dari negara dimana varian omicron terdeteksi," tutur Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement