Di-Bully, Gadis SMP yang Melamar Pemuda Mahar Rp500 Juta Enggan Sekolah

Erwin Eka Pratama, MNC Portal · Jum'at 03 Desember 2021 09:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 340 2511212 di-bully-gadis-smp-yang-melamar-pemuda-mahar-rp500-juta-enggan-sekolah-HsWLFAiZqE.jpg Ibu yang melamar seorang pemuda untuk anak gadisnya dengan mahar Rp500 juta (Foto: Erwin Eka Pratama)

JAKARTA - Kabar orangtua melamar pemuda untuk anak gadisnya yang masih SMP dengan mahar Rp500 juta terus menuai kehebohan. Kini, sang anak enggan kembali bersekolah.

Sebabnya, sang anak menjadi korban bully di sekolahnya pasca video lamarannya viral di media sosial. Hal tersebut membuat gadis SMP itu tersebut tertekan psikisnya. Kini, anak gadis tersebut enggan ke sekolah dan memilih tinggal bersama ayahnya.

"Akibatnya sang anak kini engan untuk kembali bersekolah, dan kini lebih memilih tinggal bersama sang ayah," ujar Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Pinrang, Andi Bahtiar saat dikonfirmasi, Kamis 2 Desember 2021.

Baca Juga: Pemuda Dilamar Gadis SMP dengan Mahar Rp500 Juta, Sang Ibu: Alhamdulillah, Saya Bahagia Sekali

Buntut dari kasus tersebut, sang ayah telah melaporkannya ke P2TPA dan meminta pendampingan hukum.

Sebelumnya, video orangtua melamar seorang pemuda untuk anak gadisnya yang masih SMP dengan mahar Rp500 juta viral di media sosial. Dalam prosesi lamaran tersebut, anak gadisnya dengan pemuda tersebut tidak saling kenal.

Baca Juga: Pemuda Dilamar untuk Gadis SMP dengan Mahar Setengah Miliar Rupiah, Pasangan Ini Tidak Saling Kenal?

Bahkan, gadis SMP tersebut tak tahu kalau orangtuanya melamar seorang pemuda untuk dirinya. Aksi warga Pinrang, Sulawesi Selatan ini unik karena berbeda dengan adat Suku Bugis, di mana biasanya calon pengantin pria yang melamar mempelai wanita.

Ibu dari mempelai perempuan, Hj. Asmira mengatakan, dia menjodohkan putrinya, yang masih duduk di SMP dengan calon menantunya karena menyukai sifat pemuda itu. Ditambah, dirinya telah lama bersahabat dengan Hj. Diana, ibu dari pemuda itu.

Prosesi lamaran digelar setelah kedua keluarga sepakat untuk menjodohkan kedua anak mereka. Selain uang panaik Rp500 juta, pihak calon mempelai wanita juga menyanggupi untuk menyerahkan terigu 5 sak, gula pasir 5 sak, dan telur 200 rak sebagai pelengkap lamaran dari pihak calon mempelai wanita.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini