Surat Kabar Ini Ditegur Usai Pakai Judul Buru Orang Afrika

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 04 Desember 2021 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 18 2511798 surat-kabar-ini-ditegur-usai-pakai-judul-buru-orang-afrika-TN9DvWOq2O.jpg Surat kabar ditegur usai pakai kata buru orang Afrika di judul headline (Foto: Bangkok Post/Tangkapan layar)

THAILAND - Sebuah lembaga pemerintah pusat yang ditugaskan untuk mengelola masalah Covid-19 Thailand telah menegur sebuah surat kabar lokal karena "pilihan kata yang buruk" dari judul berita utama (headline).

The Bangkok Post memuat tajuk utama "Pemerintah memburu pengunjung Afrika" di halaman depan dan situs webnya.

"Izinkan saya menyatakan dengan jelas dan tegas bahwa judul ini sama sekali tidak mencerminkan kebijakan dan atau pendekatan pemerintah, juga tidak mencirikan prosedur apa pun yang telah dilakukan pemerintah sejauh ini," kata juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) dalam konferensi pers pada Jumat (3/12).

"Sebenarnya itu adalah pilihan kata yang sangat buruk dan kami berharap editor akan memperhatikan respon balik negatif yang telah ditimbulkannya," lanjutnya.

Baca juga: 2.000 Orang Dikarantina Usai Ditemukan 2 Kasus Varian Omicron di Sekolah Internasional

Juru bicara itu tidak menyebut nama koran itu, namun gambar di media sosial menunjukkan judul itu telah menjadi headline halaman depan Bangkok Post pada 2 Desember lalu.

Artikel itu juga muncul di situs web surat kabar tersebut, meskipun pencarian online menunjukkan judul telah diubah menjadi "dicari" bukan "diburu".

Baca juga: Afsel Dilanda Gelombang ke-4 Covid-19 Akibat Varian Omicron

Pejabat Thailand diketahui telah berusaha melacak 783 pelancong yang telah tiba dari berbagai negara Afrika sejak 15 November lalu.

Kasus Omicron telah diidentifikasi di Asia meskipun ada pembatasan perjalanan yang ketat. Varian terbaru Covid-19, Omicron, pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan pada 25 November. Bukti awal menunjukkan itu memiliki risiko infeksi ulang yang lebih tinggi, mendorong negara-negara di Asia dan di seluruh dunia untuk menutup pintu mereka bagi pelancong dari negara-negara Afrika, dalam upaya untuk menghentikan virus memasuki pantai mereka.

Sementara itu, Korea Selatan (Korsel) telah memberlakukan karantina 10 hari untuk pengunjung masuk yang tiba dalam dua minggu ke depan, sementara Indonesia telah meningkatkan periode karantina dari tujuh menjadi 10 hari untuk pendatang baru.

Namun, kasus Omicron telah muncul di beberapa negara di kawasan ini meskipun ada pembatasan perjalanan yang ketat. Sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, Australia, dan India melaporkan kasus varian pertama yang diidentifikasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini