Polda Jatim Amankan Oknum Polisi Paksa Novia Widyasari Aborsi hingga Nekat Bunuh Diri

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 05 Desember 2021 01:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 340 2512035 polda-jatim-amankan-oknum-polisi-paksa-novi-widyasari-aborsi-hingga-nekat-bunuh-diri-lJxb7nPRLq.jpg Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi (Foto: MNC Portal)

SURABAYA - Polisi bergerak cepat mengusut kasus bunuh diri mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) Malang, Novia Widyasari. Polres Mojokerto bersama Polda Jawa Timur didukung Mabes Polri melakukan penyelidikan internal terkait bunuh dirinya mahasiswi cantik tersebut.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menuturkan, berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian akhirnya berhasil mengamankan seorang terduga tersangka, yang bersangkutan oknum anggota Polri yang bertugas di Polres Pasuruan Kabupaten.

"Korban dan Anggota Polri ini sudah berkenalan sejak bulan Oktober 2019. Pada saat itu sedang nonton bareng distro baju yang ada di Malang. Keduanya pun akhirnya berkenalan dan bertukar nomor Hanphone hingga terjadi hubungan (berpacaran)," ucap Slamet Hadi di Mapolda Jawa Timur, pada Sabtu malam (4/12/2021).

Slamet menerangkan, keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri yang terjadi mulai tahun 2020 hingga 2021, yang dilakukan di wilayah Malang yang dilakukan di kos maupun di hotel.

"Selain itu ditemukan juga bukti lain bahwa korban selama pacaran, yang terhitung mulai bulan Oktober 2019 sampai bulan Desember 2021 melalukan tindakan aborsi bersama yang mana dilakukan pada bulan Maret tahun 2020 dan bulan Agustus 2021," terangnya.

Baca juga: Heboh Tagar #SAVENOVIAWIDYASARI, Propam Periksa Oknum Polisi Inisial R

"Untuk usia kandungan yang pertama masih usia mingguan, sedangkan usia kandungan yang kedua setelah usia 4 bulan," sambungnya.

Baca juga: Putus Cinta, Mahasiswi Tewas Diduga Minum Racun di Samping Makam Ayahnya

Perbuatan melanggar hukum ini secara internal akan mengenakan terkait dengan ketentuan yang sudah mengatur di Kepolisian yaitu Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik yaitu dijerat dengan Pasal 7 dan 11. Secara pidana umum juga akan dijerat Pasal 348 Juncto 55, ini adalah langkah-langkah yang akan dilakukan oleh anggota Polri.

"Kita akan menerapkan pasal - pasal tersebut kepada anggota yang melalukan pelanggaran. Sehingga tidak pandang bulu, dan hari ini yang terduga sudah diamankan di Polres Mojokerto Kabupaten," bebernya.

Tetapi pihak kepolisian masih mendalami sejumlah keterangan dan barang bukti yang menyebabkan mahasiswi cantik UB ini bunuh diri.

"Sementara kita sudah mendapatkan keterangan dari hasil Interogasi. Apa yang kita dapatkan sesuai dengan pasal - pasal tersebut fan sudah terpenuhi semua.

Baca juga: Takut Kekasihnya Selingkuh, Wanita Cantik Ini Bunuh Diri

"Hasil sementara potasium sudah dikirim ke labfor, sedangkan barang bukti yang ditemukan di TKP adalah potasium, sedangkan barang bukti yang untuk menggugurkan adalah sikotek. Sampai hari ini tidak ditemukan unsur kekerasan," tuturnya.

Kini oknum polisi berinisial R ini terancam dijerat kode etik adalah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan ini adalah hukuman terberat.

Baca juga: Kasus Kecelakaan Vanessa Angel, Polisi Sudah Periksa Saksi-Saksi Termasuk Siska Lorenza

Sementara untuk pihak keluarga dari terduga pelaku sudah dilakukan pemeriksaan dan untuk penjual obat aborsi juga tidak menutup kemungkinan juga akan dilakukan pengejaran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini