Share

Oknum Polisi yang Paksa Novia Widyasari Aborsi Terancam Dipecat

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 05 Desember 2021 02:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 340 2512038 oknum-polisi-yang-paksa-novi-widyasari-aborsi-terancam-dipecat-IJPXFS3tYx.jpg Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Oknum polisi yang bertugas di Polres Pasuruan, R terancam dipecat usai memaksa kekasihnya mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) Malang, Novia Widyasari aborsi hingga akhirnya nekat bunuh diri.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan aborsi merupakan perbuatan melanggar hukum sesuai Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik. Sehingga pelakunya dapat dijerat Pasal 7 dan 11. Kemudian, secara pidana umum juga akan dijerat Pasal 348 Juncto 55.

"Kita akan menerapkan pasal-pasal tersebut kepada anggota yang melakukan pelanggaran. Sehingga tidak pandang bulu, dan hari ini yang terduga sudah diamankan di Polres Mojokerto Kabupaten," kata Slamet, Minggu (5/12/2021).

Menurut dia, pihaknya masih mendalami sejumlah keterangan dan barang bukti yang menyebabkan mahasiswi cantik UB itu nekat bunuh diri.

Baca juga: Polisi: Novi Widyasari Lakukan Aborsi Dua Kali

"Sementara kita sudah mendapatkan keterangan dari hasil Interogasi. Apa yang kita dapatkan sesuai dengan pasal-pasal tersebut fan sudah terpenuhi semua," ujarnya.

Dia menambahkan, korban diketahui bunuh diri dengan menegak potasium. Hal itu berdasarkan hasil labfor. Sementara barang bukti yang digunakan untuk menggugurkan kandungannya adalah sikotek.

Baca juga: Polda Jatim Amankan Oknum Polisi Paksa Novi Widyasari Aborsi hingga Nekat Bunuh Diri

"Sampai hari ini tidak ditemukan unsur kekerasan," tuturnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Slamet menambahkan bahwa korban juga melakukan aborsi sebanyak dua kali pada Maret 2020 dan Agustus 2021.

Kini oknum polisi berinisial R ini terancam dijerat kode etik adalah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan ini adalah hukuman terberat.

Sementara untuk pihak keluarga dari terduga pelaku sudah dilakukan pemeriksaan dan untuk penjual obat aborsi juga tidak menutup kemungkinan juga akan dilakukan pengejaran.

Baca juga: Heboh Tagar #SAVENOVIAWIDYASARI, Propam Periksa Oknum Polisi Inisial R

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini